Sumber: buletinnusantara.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Puti Hasni mengimbau semua sekolah untuk mewaspadai  segala bentuk doktrin dan gerakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang saat ini sedang gencar menyasar kalangan muda dan para pelajar. Hal itu disampaikan Puti Hasni di Kantor IPPNU Lantai 6, Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, seperti dilansir NU Online, pada Jum’at (5/5).

Puti Hasni menyampaikan, bahwa ideologi khilafah yang diusung oleh HTI, jelas-jelas bertentangan dengan konsep dasar dalam kehidupan berbangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Ia juga mengingatkan, bahwa ideologi tersebut telah menjangkau para anggota Rohis di sekolah-sekolah dan menjadikan para pelajar ikut-ikutan mendukung kampanye khilafah dan HTI.

Oleh karena itu, IPPNU berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI segera mengeluarkan surat kepada Dirjen  agar mengizinkan organisasi IPPNU menjadi salah satu wadah ekstrakurikuler. “IPPNU seharusnya memiliki akses yang mudah untuk dapat masuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah umum, selain Rohani Islam (Rohis),” ungkapnya.

Menurut Puti Hasni, langkah ini relevan karena badan otonom NU ini memiliki visi mengajak pelajar dan remaja putri Indonesia mencintai agama dan tanah air secara bersama-sama tanpa mempertentangkan keduanya. Setiap pelajar  Indonesia harus mengenal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai empat pilar berbangsa dengan cara memupuk kembali nasionalisme, toleransi, dan cinta damai.

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa IPPNU akan terus-menerus berjuang masuk ke sekolah umum, melakukan kaderisasi secara optimal, kampanye hubbul wathan minal iman, memperkuat sosial media, dan menginstruksikan secara resmi kepada seluruh jajaran di tingkat wilayah, cabang, anak cabang, dan komisariat agar mulai melakukan kaderisasi di sekolah umum. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL