Hari-Celebral-Palsy

Foto: Illustrasi/Antaranews.com

Surabaya, LiputanIslam.com-Apa yang diciptakan oleh Rido Satria Wijaya, Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) boleh jadi menjadi sebuah pertolongan bagi penyandang cerebral palsy (kelainan otak yang mengakibatkan kelainan pada fungsi gerak, bentuk tubuh dan koordinasi, psikologis, dan kognitif).

Seperti laporan dari antaranews.com, Rido tergerak untuk membuat alat tersebut karena merasa prihatin dengan meningkatnya jumlah anak penyandang cerebral palsy di Indonesia. Data yang diperoleh Rido menunjukkan angka sebesar 1-5 per 1.000 jumlah kelahiran hidup dalam setiap tahunnya.

Dari data tersebut, mahasiswa Desain Manajemen Produk Fakultas Industri Kreatif Ubaya ini merancang produk alat bantu untuk menunjang aktivitas dan terapi bagi anak penyandang cerebral palsy.

Dengan adanya alat yang dinamakan Mocility Aid for Cerebral Palsy, anak-anak dengan usia rentang antara 9-16 tahun terlihat cukup terbantu dengan alat tersebut. Dengan konsep easy and tough, diharapkan anak-anak penyandang Cerebral Palsy dapat berpindah tempat secara mandiri. Namun demikian, dengan kemudahan tersebut, orang tua tetap diharapkan dapat mengawasi dan mendampingi penggunaannya.

Alat tersebut sudah diujicobakan pada penderita Cerebral Palsy di Sekolah Luar Biasa (SLB) Fajar Harapan Surabaya. Hasilnya, anak penyandang cerebral palsy pada tingkat ringan dan sedang dapat terbantu aktivitasnya. Pengoperasiaan produk tersebut dilakukan dengan cara duduk dan berdiri.

Menurut Rido dukungan dan perhatian orang tua tetap menjadi kunci perkembangan anak. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL