Pecatur Indonesia Medina Warda Aulia bertanding pada "3rd Indonesia Open Chess Championship 2013" di Jakarta/Antara

Pecatur Indonesia Medina Warda Aulia bertanding pada “3rd Indonesia Open Chess Championship 2013” di Jakarta/Antara

LiputanIslam.com – Tim Catur Indonesia mampu menuai prestasi di ajang internasional. Asal tahu saja bahwa prestasi tim catur Indonesia sudah dimulai sejak SEA Games 2013 di Myanmar. Kala itu Medina Warda Aulia dan kawan-kawan mampu keluar sebagai juara umum. Kali ini pada ajang Kejuaraan Dunia Pelajar yang berlangsung di Minas Gerias, Brasil 26 November – 4 Desember 2014 mampu mempersembahkan kembali juara umum Catur bagi bangsa.

Selain Medina ada 11 orang anggota lain yang sukses merebut 4 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu dari kategori yang berbeda. Diantaranya yaitu U-17, U-15, U-13, U-11, U-9, U-7 atau terdapat 6 kategori. Selain Medina yang kembali bisa merebut emas, sumbangan emas lainnya berasal dari Novendra Prihasmoro, Afifah Ayun Faruq, dan Teodora Paulina Walukow seperti dilansir dari metrotvnews.com.

Salah satu yang menonjol dalam kompetisi tersebut adalah Medina. Medina mengikuti kompetisi dengan modal sebagai pemegang gelar grand master wanita (WGM). Ia mampu menunjukkan kelasnya sebagai WGM dengan bermain sempurna dari 9 babak yang di pertandingkan.

Medina tak tanggung-tanggung menyapu bersih 9 babak tersebut yang berarti mengoleksi 9 kemenangan. Sementara medali perak Indonesia disumbangkan Theolifus Taher, Michael Owen, dan Evi Yuliana. Satu-satunya medali perunggu Indonesia disumbangkan oleh Metalia Widya Diantika.

Prestasi yang diraih oleh tim catur Indonesia memang merupakan target yang dipatok oleh Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) seperti dituturkan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Krristianus Liem.

Meskipun begitu Kristianus menganggap prestasi tersebut merupakan prestasi biasa mengingat Novendra dan Medina merupakan langganan juara dunia. Namun dibalik itu semua patut disyukuri karena tim catur Indonesia sudah bekerja keras dan berlatih dengan giat sehingga keluar menjadi juara umum dalam ajang Kejuaraan Dunia Pelajar.

Hasil di Kejuaraan Dunia Pelajar, menjadi modal besar bagi PB Percasi untuk menghadapi kalender turnamen 2015 yang telah disusun oleh Federasi Catur Internasional (FIDE). “Tahun depan kami ingin bisa meraih sukses di Kejuaraan Dunia Remaja juga junior,” kata Kristianus menambahkan. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL