Sosial Media 1Jakarta, LiputanIslam.com — Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya paling banyak menggunakan jejaring sosial. Pada tahun 2013, persentase aktivitas jejaring sosial Indonesia mencapai 79,72 persen, tertinggi di Asia, mengalahkan Filipina (78 persen), Malaysia (72 persen), China (67 persen). Prosentase ini mengalahkan negara Asia yang memiliki teknologi internet maju, yang penggunaan media sosialnya relatif rendah, contohnya Korea Selatan (49 persen) atau Jepang (30 persen).

Secara khusus, lembaga survei Brand24 bahkan menahbiskan Jakarta sebagai ibukota media sosial di dunia. Di pelbagai jejaring sosial, jumlah aktivitas dari Jakarta per hari, rata-rata lebih besar dibandingkan negara lain.

Mungkin atas dasar inilah, para petinggi perusahaan media sosial terkemuka bakal “berpesta” di Indonesia. Indonesia terpilih sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan “Social Media Week” (SMW) 2015, yang diselenggarakan di Pacific Place, Jakarta, 23 sampai 27 Februari 2015.

Dengan mengangkat tema “Empowering The Connected Class”, petinggi Path, Facebook, BuzzFeed, LinkedIn, Social Bakers, dan Kurio, akan berbicara ihwal seluk beluk media sosial.

Untuk keseluruhan, akan ada sekitar 60 pembicara lokal maupun internasional serta lebih dari 20 komunitas yang berkumpul di SMW.Ini adalah kali pertama Indonesia ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah sejak SMW digelar pertama kali enam tahun lalu.

“Jumlah mobile subscription yang aktif di Indonesia juga mencapai 282 jutaan. Di mana 74 persen di antaranya digunakan untuk media sosial,” kata Antonny Liem, ketua penyelenggara SMW yang merupakan CEO PT Merah Cipta Media, di acara konferensi pers SMW 2015 di Pacific Place, Senin (23/2/2015), seperti dilansir Kompas.

Hal ini menurut Antonny tak mengherankan jika mengingat kultur masyarakat Indonesia yang senang berkumpul. Hanya saja, Antonny menyayangkan penggunaan media sosial yang secara umum masih bersifat non-produktif.

Padahal, kata Antonny, banyak cara untuk berkarya, memasarkan produk, menyelamatkan hidup manusia, serta mengubah opini dan kebijakan pemerintah lewat media sosial. Untuk itu, SMW diharapkan dapat mencerahkan masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan media sosial.

Penyelenggaraan acara ini juga ditanggapi positif oleh Vice President IT&Mobile Business Samsung Electronics Indonesia. “Kami senang event bertaraf internasional ini dapat hadir di Indonesia. Sebagai produsen smartphone, Samsung ingin terus berinovasi untuk mendukung penggunaan media sosial,” kata dia.

Selain Indonesia, acara bertaraf internasional ini juga digelar berbarengan di 6 kota dunia, yakni New York, Milan, Hamburg, Copenhagen, Lagos, dan Bangalore. Jika ditotal keseluruhan, selama 2015 SMW akan digelar dalam 4 periode di 20 negara dan lebih dari 25 kota.

Untuk mengikuti “Social Media Week” (SMW) 2015, Anda dapat mendaftarkan diri di situs resminya, http://socialmediaweek.org/jakarta/. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL