Sumber: lensaindonesia.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa investasi dana haji harus di tempat yang aman. Menurutnya, dibandingkan ke pihak swasta, investasi pada proyek infrastruktur pemerintah jauh lebih aman dan menguntungkan.

“Tapi kalau investasi swasta ya jangan karena belum tentu untung. Jadi infrastruktur proyek pemerintah itu sudah pasti untung,” ucap  Prof Jimly Asshiddiqie di Kantor Pusat Kegiatan ICMI, Jakarta, pada Rabu (9/8).

Prof Jimly menyampaikan, bahwa saat ini sudah ada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang akan memutuskan diinvestasikan ke mana. Dibentuknya BPKH untuk mengelola dana haji supaya dana haji tidak menganggur. “Maksudnya jangan sampai uang tersebut tidak tumbuh,” ungkapnya.

Sementara, mengenai tentang adanya pro-kontra penggunaan dana haji untuk investasi, Prof Jimly mengatakan bahwa semua itu adalah masalah politis. Menurutnya, masyarakat juga harus  tahu bahwa  dibentuknya UU Haji dan BPKH karena selama ini dana haji tidak termanfaatkan dengan baik. “Karena dana haji selama ini nongkrong, tidak termanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

“Saya rasa ini hanya respon politisi saja. Tentu ada baiknya juga supaya BPKH yang baru dilantik ini bekerja dengan kehati-hatian dengan amanah karena semua mata melihat mereka,” tambah Prof Jimly. (Ar/Republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL