Sumber: elshinta.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan bahwa pembubaran ormas kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto merupakan langkah tegas pemerintah untuk menjaga ideologi negara Pancasila. Hal itu disampaikan Menag Lukman di Jakarta, pada Selasa (9/5).

Lukman menjelaskan, sikap tegas pemerintah itu bukan berarti pemerintah anti ormas keagamaan, apalagi ormas Islam.“Langkah hukum untuk membubarkan HTI bukanlah upaya pembubaran ormas yang melakukan gerakan dakwah keagamaan, tetapi upaya membubarkan ormas yang melakukan gerakan politik untuk mengganti ideologi negara,” ujarnya.

Menag Lukman juga mengimbau semua pihak untuk menghormati langkah hukum  pemerintah sekaligus memastikan bahwa HTI tetap dapat menggunakan hak pembelaan dalam proses peradilan. Semua pihak juga harus tetap menjamin dan menjaga keselamatan dan keamanan jiwa serta harta benda para anggota HTI. “Aparat dan masyarakat tak boleh main hakim sendiri. Tindak kekerasan dan perusakan hak milik HTI sama sekali tidak boleh terjadi,” ucapnya.

Saat ini, pemerintah sedang menindaklanjuti langkah pembubaran HTI melalui jalur hukum sesuai UU No 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakataan. Oleh karena itu, Lukman menyerukan semua pihak untuk tenang dan menunggu proses pengadilan. “Mari kita berpikir jernih dan jangan melakukan tindakan kontraproduktif. Biarkan nanti pengadilan yang mengambil keputusan terkait langkah hukum pemerintah dalam pembubaran HTI,” ungkapnya.

Pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto telah mengeluarkan pernyataan tentang HTI. Dalam pernyataannya, Wiranto mengatakan bahwa sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif dalam proses pembangunan mencapai tujuan nasional. Kegiatan HTI juga terindikasi bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, serta menimbulkan benturan di masyarakat. Selanjutnya, pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah hukum untuk membubarkan HTI secara resmi. (Ar/Kompas/Detik/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL