Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Dalam dua hari ini media sosial (medsos) dan grup-grup percakapan dihebohkan oleh dua berita hoaks. Hoaks pertama, video yang menyebutkan bahwa jenazah pelaku aksi terorisme, Imam Samudra masih dalam keadaan utuh. Hoaks kedua,adalah  ada yang mengatasnamakan MUI dan menyatakan sejumlah bumbu dan bahan pangan mengandung babi

Terkait video hoaks tentang jenazah Imam Samudra masih utuh, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan, bahwa jenazah yang ada dalam video itu bukan Imam Samudra, melainkan narapidana terorisme di Rutan Gunung Sindur, Yaser bin Thamrin yang meninggal di RSUD Tangerang Selatan pada Selasa (17/7/2018)

“Itu video dari Yaser bin Tamrin, napi teroris di Gunung Sindur,” ujar Iqbal di Jakarta, seperti dilansir kompas.com, pada Senin (23/7).

Awalnya, ada video di Youtube yang menyebutkan jenazah Yaser. Kemudian disebarkan ulang di media sosial dan grup WA dengan pesan yang berbeda, menyebutkan bahwa itu adalah jenazah Imam Samudra.

Sementara terkait pesan yang mengatasnamakan MUI, Wakil Sekretaris Jenderal MUI Dr. Najamudin Ramli menyatakan bahwa informasi itu hoaks. Ia menegaskan MUI tidak pernah menyebarkan pesan berantai itu. “Kalau benar sudah bersertifikat MUI dipastikan sudah halal,”  ucapnya di Jakarta, pada Selasa (24/7).

Dalam pesan berantai yang beredar di grup-grup percakapan Whatsapp tersebut menyebutkan 4 produk pangan yang positif mengandung babi dari 8 produk yang diteliti yaitu Masako, Sasa, Ajinomoto, dan Indomie Goreng.

Hal yang sama juga disampaikan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI DKI Jakarta Ir. Osmena Gunawan yang menegaskan bahwa pesan itu adalah hoaks. “ Hoaks udah dari beberapa tahun lalu yang diulang-ulang,” katanya. (ar/kompas).

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*