Sumber: nu.or.id

Semarang, LiputanIslam.com– Pimpinan Wilayah (PW) Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jawa Tengah mengadakan seminar dan dialog kewirausahaan yang berlangsung di Ma’had Al Jami’ah Walisongo Semarang. Ketua PW LKKNU Jateng, Hj Jauharotul Farida mengatakan bahwa kegiatan seminar tersebut bertujuan menjadikan para anak bangsa menajdi pengusaha muda kreatif dan mandiri.

“Peserta kegiatan seluruhnya dari mahasiswi UIN Walisongo Semarang. Kegiatan bertujuan untuk membangun anak bangsa yang mandiri dan kreatif dalam memanfaatkan peluang, terkhusus peluang menjadi pengusaha muda,” ujarnya di Semarang, seperti dilansir NU Online, pada Kamis (31/5).

Farida menyatakan bahwa peluang menjadi pengusaha tak hanya dimiliki oleh kaum laki-laki, namun sebagai perempuan harus bisa menjadi pengusaha muda. Menjadi pengusaha berarti mampu untuk hidup mandiri dan tak akan banyak merepotkan orang lain.

“Seminar di Ma’had Al Jami’ah Walisongo yang penduduknya seratus persen adalah perempuan agar nantinya terbentuk generasi ibu yang mandiri, shalihah dan berkualitas,” ungkapnya.

Sementara pemenang kontes robotik dunia sekaligus pengusaha muda, Malik Khidir mengungkapkan bahwa hal terpenting dalam segala sesuatu itu ialah modal. Yakni modal istiqomah dalam beribadah dan terus berdoa, serta modal istiqomah dalam memanfaatkan keterampilan kreatif merancang sesuatu yang baru. “Persiapan menuju masa depan merupakan hal yang sangat penting,” ujarnya.

“Maka saya akan terus mengajarkan anak bangsa untuk memanfaatkan keterampilan dengan kreatif berkarya, supaya Indonesia tidak menjadi negara yang tertinggal,” tambahnya. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*