Sumber: suaramuhammadiyah.id

Yogyakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), Haedar Nashir menyatakan bahwa setidaknya ada lima faktor yang menjadi kunci keunggulan Muhammadiyah. Kelima faktor itulah yang menjadikan Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) terbesar yang memiliki Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai bidang. Hal itu disampaikan Haedar saat meresmikan Gedung Baru SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, seperti dilansir suaramuhammadiyah.id, pada Senin (21/8).

Haedar menjelaskan lima faktor yang menjadi kunci keunggulan Muhammadiyah tersebut ialah pertama, karena paham agama yang diajarkan oleh Muhammadiyah yakni mengembangkan gerakan tajdid atau pembaharuan. “Muhammadiyah mengembangkan ijtihad. Sehingga kemajuannya tidak keluar dari Islam. Muhammadiyah tidak menjadi sekuler, namun juga tidak kembali kepada Islam yang tradisional,” ujarnya.

Kedua, Muhammadiyah menjadi unggul karena memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berpikiran maju.“Kalau kita tidak mengenyam pendidikan, kita tetap saja akan menjadi bangsa yang tertinggal. Tetapi karena kita terdidik maka kita menjadi unggul, dan menguasai berbagai macam bidang sesuai keahliannya,” ucap Haedar.

Ketiga, kekuatan Muhammadiyah adalah bersumber dari sistem organisasinya yang telah dirancang sebagai satu sistem dan tidak terpisah baik dari tingkat pusat hingga ranting.  “Jadi dari manapun, dari Sabang hingga Merauke, Muhammadiyah sebagai satu sistem. Tidak ada dari satu sistem pun yang memisah,” terangnya.

Keempat, Muhammadiyah menjadi unggul karena paham Islam yang diajarkan oleh Muhammadiyah bersifat amaliyah, dan amaliyah yang diterapkan Muhammadiyah adalah amaliyah yang berkemajuan.

Kelima, lanjut Haedar, bahwa Muhammadiyah dalam menjalankan gerakan dakwahnya adalah berbuat untuk kepentingan bangsa dan negara. “Indonesia didirikan dengan jiwa kenegarawanan yang luar biasa. Muhammadiyah memandang bahwa Indonesia ini tempat kita bersepakat. Oleh karena itu, Muhammadiyah turut memajukan bangsa ini agar tetap menjadi bangsa yang unggul dan tetap pada kepribadiannya,” tuturnya. (Ar/Suara Muhammadiyah).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL