Sumber: suaramuhammadiyah.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), Haedar Nashir mengatakan bahwa generasi muda dan kita semua perlu belajar banyak dari Buya Hamka. Menurutnya, Buya Hamka memiliki segudang talenta, ratusan karya fiksi dan nonfiksi, serta kisah perjalanan hidup yang dramatis dan begitu menginspirasi.

Demikian hal itu disampaikan Haedar pada acara peluncuran Buku Ensiklopedia Buya Hamka di Aula AR Fahruddin kampus FEB UHAMKA, Jakarta, seperti dilansir suaramuhammadiyah.id, pada Kamis (28/3).

“Kita tentu belajar banyak dari Buya Hamka. Tidak hanya dari ilmu, tetapi juga sikap dan falsafah hidup beliau, yang mungkin ibarat sumur tak berujung dan samudra yang sangat luas,” ucapnya.

Haedar menyebut generasi baru saat ini perlu mengambil energi dari Buya Hamka yang tercermin dari perjalanan hidup dan karya-karyanya. Pendidikan formal Buya Hamka memang tidak seperti generasi saat ini, beliau hanya mengeyam sekolah formal sampai kelas dua SD, tetapi ilmunya begitu luas. “Itu karena tradisi iqra yang melekat kuat pada dirinya,” ungkap Haedar.

Selain sebagai ulama dan sastrawan, Buya Hamka juga merupakan politisi yang begitu mengedepankan moralitas dan kemanusiaan. “Politik bukan dalam makna politik kekuasan, tapi dalam menegakkan falsafah moral di dalam kehidupan berpolitik,” katanya.

Pada acara peluncuran buku tersebut tampak juga Ketua ICMI Prof Jimly Asshiddiqie, sastrawan Taufiq Ismail, Ketua PP Muhammadiyah Prof Yunahar Ilyas, dan Buya Afif Hamka. Selain itu, ada juga beberapa anak kandung Buya Hamka yang menemani sepanjang acara. (aw/suaramuhammadiyah).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*