Sumber: suaramuhammadiyah.id

Cilacap, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), Haedar Nashir mengatakan bahwa Islam harus menjadi landasan utama dalam kehidupan, yang mencakup aspek aqidah, ibadah, akhlak, dan mu’amalah. Islam hendaknya menjadi rujukan utama dalam berpikir dan bertindak.

Demikian hal itu disampaikan Haedar saat menghadiri hari bermuhammadiyah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), pada Minggu (31/3).

“Mengajarkan nilai-nilai dasar akidah yang bersih dan murni sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi. Seluruh orientasi hidup dan tindakan didasarkan pada niat ibadah, dan akan ada pertanggungjawabannya di hari kiamat,” ucapnya.

Menurutnya, agama yang dipahami Muhammadiyah adalah agama yang menggerakkan dan membawa perubahan positif. Muhammadiyah memandang ibadah sebagai jalan hidup yang harus memberikan dampak pada perilaku sehari-hari. Orang ketika semakin baik shalatnya, maka dirinya akan menghindari tindakan-tindakan yang munkar.

Muhammadiyah mengajak masyarakat dengan akhlak karimah. Dakwah dilakukan dengan penuh hikmah, mauidhah hasanah, dan berdiskusi secara ahsan. “Dalam berdakwah, merujuk pada Rasul kita, sebagai uswatun hasanah, teladan dan panutan umat Islam,” ungkapnya.

Akhlak yang mulia, lanjut dia, juga harus terwujud dalam bermedia sosial. Islam mengajarkan akhlak untuk bertabayun dan menahan amarah. “ini sangat penting dalam suasana orang dengan mudah mengumbar emosi (di medsos), tandas Haedar. (aw/suaramuahmmadiyah).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*