Sumber: suaramuhammadiyah.id

Gresik, Liputanislam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), Haedar Nashir mengajak masyarakat Indonesia khususnya warga Muhmmadiyah untuk terus merawat kebersamaan. Sebab, kebersamaan dan persatuan adalah kekuatan kita sebagai bangsa.

“Muhammadiyah dapat besar seperti saat ini karena merawat kebersamaan. Kebersamaan adalah kekuatan kita, sehingga kebersamaan yang sudah terbentuk ini jangan sampai rusak karena kepentingan sesaat,” ucapnya saat menghadiri resepsi milad ke-106 Muhammadiyah di Gresik Jawa Timur, seperti dilansir suaramuhammadiyah.id, pada Senin (21/1).

Menyampaikan tausiyah tentang makna ta’awun, Haedar mengatakan bahwa prinsip taawun atau saling tolong-menolong untuk kebaikan bersama, telah dipraktekkan oleh Muhammadiyah dalam aksi nyata. Bahkan sebagai bentuk taawun pada negeri, Muhammadiyah telah melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap suku Kokoda di Papua Barat.

“Kalau kita berta’awun, nilai berkahnya akan kembali kepada kita, spirit ta’awun harus dipraktekkan dengan siapa pun tanpa pandang bulu. Karena pada dasarnya, ta’awun merupakan ajaran inklusinya agama Islam. Karena kita di Muhammadiyah harus menjadi pelaku dakwah, mengajak pada Islam, mengajak pada segala macam kebaikan di muka bumi ini, kemudian mencegah dari yang munkar,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Haedar juga berpesan kepada seluruh warga Muhammadiyah agar terus membesarkan dan membangun Muhammadiyah. “Hanya orang-orang yang punya kesadaran ilmu, kesadaran iman, dan kesadaran rasional yang mampu untuk membesarkan Muhammadiyah. Seluruh yang kita kerjakan untuk Muhammadiyah, insyaallah membawa pada amal saleh dan pahala kita di yaumul akhir. Dan itulah etos Muhammadiyah,” ungkapnya. (aw/suaramuhammadiyah).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*