Sumber: nu.or.id

Pekalongan, LiputanIslam.com– Rais Aam Jam’iyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyah (JATMAN), Habib Muhammad Luthfi bin Yahya mengajak  segenap masyarakat Indonesia untuk menjadikan tahun politik 2018 dan 2019 ini sebagai tahun damai. Menurutnya, berpolitik harus dengan cara yang benar dana bertanggung jawab.

“Oknum politik bisa saja menghalalkan segala cara. Itu namanya politik, tapi oknum loh ya. Sebab itu, yuk bareng-bareng kita bikin tahun damai, setuju?” serunya kepada ribuan jamaah yang hadir pada pengajian Jumat kliwonan di Kanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah, seperti dilansir NU Online, pada Senin (19/3).

Menurutnya, kita harus mempunyai komitmen tinggi terhadap kesatuan dan persatuan bangsa. oleh Karena itu, Habib Luthfi mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan mata batin atau basyirah dalam menyikapi setiap perbedaan, termasuk perbedaan pilihan politik.

“Kalau bangsa ini ma’rifatnya keluar, basyirah-nya keluar, insyaallah meskipun beda pilihan, pandangan, dan beda baju, bangsa Indonesia tetap damai dan bersatu,” ungkapnya.

Tahun politik ini, lanjut dia, hendaknya dijadikan sebagai tahun kedamaian dan kesatuan.“Juga tahun berdzikir, tahun bershalawat, tahun kesatuan dan persatuan demi NKRI. Aman kalau sudah begitu. Silakan tahun politik berjalan, tahun damai mendampingi,” ucapnya.

“Kalau ketemu orang yang berbeda pilihan, lihatlah bahwa kita sama-sama bangsa Indonesia. Sesama bangsa harus damai,” tuturnya. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*