Sumber: nu.or.id

Lampung, Liputanislam.com– Rais Aam Jamiyyah Ahlit Thariqah al Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN), Habib Luthfi bin Yahya mengatakan bahwa kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia. Kita lahir, hidup dan akan mati di tanah ini. Maka kita harus bangga dengan Indonesia.

“Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia, seperti Nabi juga bangga dengan kebangsaannya, kata Rasulullah Inni arabiyyun (Sesungguhnya saya bangsa Arab),” ucapnya pada saat memenuhi undangan Korem 043/Garuda Hitam Provinsi Lampung, seperti dilansir NU Online, pada Sabtu (1/12).

Habib Luthfi mengingatkan jangan sampai para ulama maupun para habib saling gontok-gontokan hanya karena kepentingan seseorang ataupun kelompok tertentu. Jangan seperti ayam Bangkok. “Ayam bangkok itu, netes (lahir) di Indonesia, cari makan di Indonesia, tidurnya di Indonesia, matinya juga mungkin di Indonesia, tapi ia tidak pernah bangga dengan Indonesia, wong kemana-mana Bangkok terus,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk berpikiran maju dan berfikir bagaimana agar bangsa Indonesia ini bisa sejahtera, rukun serta tidak mudah diadu domba dengan kabar-kabar hoaks. “Wali Songo, walaupun mereka sudah tidak ada, sudah meninggal dunia, akan tetapi mereka masih bisa menggerakkan perekonomian umat dan mampu menjadi perekat umat Islam, ungkapnya.

Habib Luthfi mencontohkan peran Sunan Ampel. “Ampel itu kampung dulu. andai tidak ada makam Sunan Ampel di sana maka kemungkinan besar Ampel tidak akan menjadi pasar yang sebesar saat ini. Berapa putaran uang setiap harinya di sana, apalagi di bulan-bulan yang ramai peziarah,” tandasnya. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*