Sumber: NU Online

Solo, LiputanIslam.com– Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Muhammad Luthfi bin Ali Yahya mengajak seluruh umat Islam Indonesia untuk senantiasa meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu disampaikan Habib Luthfi saat menghadiri pengajian  di Masjid Jami’ Assegaf Pasar Kliwon Solo, Jawa Tengah,  seperti dilansir oleh NU Online pada Jum’at (7/4).

Menurut Habib Luthfi, bangsa Indonesia saat ini sudah ketinggalan jauh dari bangsa lain. Maka oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan agar dapat memberikan manfaat bagi bangsa dan umat. “Bangsa kita ini sudah ketinggalan jauh. Mari semua kaum Muslim bersatu dan memberikan manfaat untuk umat,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Habib Luthfi mengimbau agar umat Islam tidak terus mempersoalkan perbedaan  yang bersifat amalan (khilafiyah), seperti  tahlilan dengan yang tidak tahlilan. Menurutnya, persatuan akan sulit terwujud jika masih mempeributkan  hal-hal seperti itu.

Habib Luthfi juga mengajak untuk lebih fokus memikirkan kemaslahatan umat dan bangsa. “Yang tahlil dan yang tidak tahlil, mari bersama memikirkan untuk kemaslahatan umat,” kata dia di depan ratusan jamaah pada pengajian tersebut.

Ulama asal Pekalongan tersebut mencontohkan,  dahulu para Wali Songo berdakwah dengan manajemen dakwah yang luar biasa. “Mereka tidak menyebarkan Islam dengan pedang, konsep dakwah mereka penuh dengan kelembutan dan kesantunan,” tutur Habib Luthfi. (Ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL