Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf mengungkapkan keprihatinannya terhadap Konflik dan tragedi kemanusiaan di beberapa negara Timur Tengah yang hingga kini tidak kunjung selesai. Timur Tengah yang menjadi simbol perkembangan Islam, kini menjadi peradaban perang.

“Tapi yang terjadi saat ini di Timur Tengah adalah peradaban perang,” ujarnya saat mengisi acara forum Pertemuan Penulis Keislamanan di Cikini, Jakarta, seperti dilansir NU Online, pada Sabtu (4/11).

Menurut Kiai Yahya Cholil Staquf atau yang biasa disapa Gus Yahya, perang yang seolah menjadi peradaban tersebut sudah lama tercipta sejak jatuhnya era Turki Utsmani. Perang  sengaja diciptakan dan dipelihara oleh pihak tertentu demi mendapatkan keuntungan dari peperangan tersebut. “Perang seolah menjadi solusi sebuah persoalan sosial karena ada beberapa kelompok yang secara nyata mengeruk keuntungan dari perang itu,” ungkapnya.

Kejadian perang, lanjutnya, seperti sebuah industri yang memproduksi barang, perang membutuhkan bahan mentah yang dapat dijual dan diolah sehingga peradaban perang terus terjadi. “Bahan mentah itu bernama Islam. Jadi konflik ini sudah menjadi sebuah industri,” terangnya.

Lebih bahayanya lagi, menurut Gus Yahya, adalah pergeseran konflik masyarakat dunia saat ini menuju konflik sosial. Muaranya satu, yakni genosida oleh mayoritas atas minoritas. “Sejak tahun 1970-an, orang Islam sudah menyebar di segala negara. Kalau zaman kerajaan Turki Utsmani dan sebelumnya, konflik Muslim dan non-Muslim itu perang antarnegara. Yang perang tentara profesional. Tetapi untuk konteks sekarang di mana Muslim sudah membaur dan bertetangga dengan non-Muslim, kalau terjadi konflik, yang ada konflik sosial,” katanya.

“Kalau konflik sosial itu hanya mengarah pada satu hal, genosida non-Muslim di negara dengan mayoritas Muslim dan genosida Muslim di negara mayoritas non-Muslim. Selain etnis Rohingya, masyarakat non-Muslim di Iraq juga mengalami hal yang sama” tambah Gus Yahya. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL