Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) mengatakan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman bagi umat manusia khususnya umat Islam dalam menjalani kehidupan ini. Oleh karena itu, menurutnya adalah sesuatu yang bertentangan jika ada orang yang menganggap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup tapi tidak membacanya apalagi mengamalkannya.

“Semua orang Islam akan mengatakan pedoman hidupnya adalah Al-Qur’an,” kata Gus Mus seperti dilansir NU Online Jakarta, pada Kamis (19/4).

Menurutnya, di era  sekarang ini semestinya ada penelitian atau survei yang menanyakan tentang umat Islam Indonesia dan Al-Qur’an. Mulai dari pertanyaan seberapa banyak umat Islam Indonesia yang membaca Al-Qur’an. Lalu, pertanyaannya mengenai berapa persen dari umat Islam Indonesia yang mengerti makna Al-Qur’an.

“Kemudian (pertanyaan) yang berikutnya, dari sekian yang mengerti maknanya Al-Qur’an itu. Berapa persen yang mengamalkan Al-Qur’an,” lanjutnya.

Seandainya penelitian atau survei tentang hal ini dilakukan, maka hasilnya akan bisa menjadi solusi atas berbagai macam persoalan yang ada di Indonesia. Hasil penelitian atau suvei itu bisa dijadikan bahan untuk memperbaiki banyak sistem di Indonesia. Mulai sistem pendidikan Indonesia hingga hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan umat Islam itu sendiri.

“Mengapa? Karena negeri ini penduduknya beragama Islam. Kalau kita lihat hasilnya, ternyata yang baca Al-Qur’an cuma sekian. Oh pantes. Yang ngerti maknanya sekian. Oh pantes. Yang mengamalkan Al-Qur’an tidak ada,” ucapnya.

“Mudah-mudahan saja ada survei itu,” tambah Gus Mus. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*