Sumber: nu.or.id

Wonogiri, LiputanIslam.com– Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan pribadi yang memiliki sifat mempermudah urusan orang lain, tidak mempersulitnya. Bahkan dalam sebuah Hadist, Rasulullah berpesan; yassiru wa la tu’assiru yakni permudahlah, jangan engkau persulit.

“Nabi Muhammad adalah manusia yang pandai memanusiakan manusia. Tidak mempersulit orang lain, malah memudahkan,” tuturnya pada pengajian di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri Jawa Tengah, seperti dilansir NU Online, pada Kamis (8/2).

Menurut Gus Mus, agama itu bukanlah menjadikan sulit seseorang, tetapi justru menjadikan mudah. “Jika sulit dan tidak dapat dipraktikkan oleh orang yang beragam tingkat pemahamannya, maka itu bukan dari Nabi Muhammad SAW. Beragama itu enteng dan mengikuti Nabi Muhammad SAW itu paling gampang dan menuju kebahagiaan surgawi, ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas segala karunia yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, bersyukur itu tidak cukup dengan membaca hamdalah saja, tetapi juga dengan menggunakan pemberian Allah sesuai peruntukannya.

“Kita mesti bersyukur, atas ke Maha Semau Gue-Nya Allah yang telah memilih kita menjadi umat moderat, bersyukur telah dilahirkan di Indonesia yang subur dan kaya sumber daya alam,” tambahnya. (Ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*