Sumber: geotimes.co.id

Jakarta, Liputanislam.com– Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Ishomuddin (Gus Ishom) menyampaikan bahwa ada satu musuh yang perlu kita hadapi bersama, yakni kezaliman. Menurutnya, melawan kezaliman itu membutuhkan kecerdasan dan keberanian.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan orasi pada Haul Ke-13 Nurcholis Madjid (Cak Nur) yang mengangkat tema “Politisasi Agama: Membaca Kembali ‘Islam Yes, Partai Islam No'” di Menara 165, Jakarta, pada Selasa (28/8).

“Semua kita adalah bersaudara. Kalaupun ada yang kita musuhi, kita memiliki musuh bersama, yakni kezaliman. Melawan kezaliman itu bukan hanya memerlukan gagasan semata, akan tetapi membutuhkan keberanian,” ujarnya.

Menurut Gus Ishom, Cak Nur dan Gus Dur merupakan sosok yang telah memberikan contoh kepada kita agar berani melawan kezaliman. Keberanian tersebut juga meliputi berani dalam mengambil sikap, menyampaikan gagasan, mempertahankan kebenaran, dan menanggunng risiko yang diakibatkannya.

“Harus tertanam dalam diri kita bukan hanya (berani) menyampaikan gagasan, tetapi berani melakukan,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, kita juga harus berani melawan hawa nafsu dan setan. Baik yang berwujud jin maupun manusia. Termasuk juga menghindari fitnah dan ujaran kebencian. “Menyebarkan fitnah, menyebarkan berita bohong. Apapun tujuannya,” kata Gus Ishom mengingatkan bahayanya perilaku tersebut. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*