Sumber: nu.or.id

Padang, LiputanIslam.com– Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor)  Sumatera Barat, Rahmat Tuanku Sulaiman menyatakan bahwa setiap kader yang sudah  mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) harus  memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan. Para kader mesti mengambil peran dalam kepemimpinan di tengah masyarakat.

Menurut Rahmat, kader yang sudah mengikuti pelatihan ini harus memiliki keyakinan serta kesadaran kuat terhadap pengamalan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Hal itu ia sampaikan pada pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor Kota Padang di Gedung FKUB Padang, Sumatera Barat, seperti dilansir NU Online, pada Selasa (7/11).

Dengan adanya kesadaran yang kuat tersebut, lanjut dia, maka kader akan mampu membentengi dirinya dan lingkungannya dari ancaman paham yang tidak sesuai dengan Ahlussunnah wal Jamaah tersebut. “Sehingga dengan kesadaran tersebut menghasilkan keterlibatan dalam organisasi Ansor, yang mampu menjadi perintis perubahan sosial bagi masyarakat di manapun kader berada,” ujarnya.

Sementara, Wakil Walikota Padang Emzalmi yang hadir pada acara itu mengatakan,  kegiatan PKD merupakan kegiatan positif dalam pembinaan generasi muda Kota Padang. Menurutnya, pelatihan dapat menjadikan kader memahami arti perjuangan Ansor dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.  “Untuk itu, saya sangat mensuport kegiatan yang dilaksanakan Gerakan Pemuda Ansor Kota Padang,” katanya.

Ketua GP Ansor Kota Padang, Tan Gusli menyampaikan bahwa tujuan diadakan PKD  adalah  untuk membentuk kader muda NU yang militan, ideologis, berkarakter, berdedikasi, berintergrasi tinggi dan memiliki kecakapan mengelola organisasi secara professional. “Selain itu, memiliki kapasitas kepemimpinan gerakan demi meneruskan cita-cita organisasi dan perjuangan ulama NU,” ungkapnya. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL