Sumber: nu.or.id

Padang, Liputanislam.com– Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda  Ansor (GP Ansor) Sumatera Barat,  Rahmat Tuanku Sulaiman mengajak semua pihak khususnya masyarakat Minang agar menjaga kearifan lokal Minangkabau dan semangat kebangsaan Bung Hatta. Hal itu disampaikan Rahmat di Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (25/9).

Menurutnya, Bung Hatta meninggalkan beragam inspirasi yang patut dijaga dan diikuti oleh generasi muda Indonesia saat ini. “Bagi pemuda Indonesia, ia lebih suka melihat Indonesia tenggelam ke dasar lautan daripada menjadi jajahan orang kembali,” ucapnya menirukan kata-kata Bung Hatta.

Kata-kata Bung Hatta tersebut, sejalan dengan kearifan lokal masyarakat Minangkabau, yakni, nan mudo pambimbiang dunia, nan capek kaki ringan tangan, acang-acang dalam nagari. “Pemuda harapan bangsa, di tangan pemuda terletak maju mundurnya bangsa di masa depan. Itu penjelasan dalam Bahasa Indonesia-nya,” ungkap Rahmat.

Sebelumnya, dalam rangkaian Kirab Satu Negeri (KSN), PW GP Ansor Sumbar  telah menerima 17 bendera merah putih dari PW GP Ansor Sumatera Utara di perbatasan dua provinsi tersebut. Ketua Pengurus Pusat GP Ansor Saiful Rahmat Dasuki mengajak masyarakat Sumbar untuk terus meneguhkan satu nusa, satu bangsa, satu bahasa: Indonesia.

“Kami, generasi muda Minangkabau berbangga hati, kemerdekaan bangsa Indonesia turut diikrarkan oleh  putra terbaik Minangkabau dan Indonesia, Mohammad Hatta,” ucapnya.

Rahmat juga mengungkapkan salah satu kearifan lokal Minangkabau yang berbunyi  Kiniko coraklah barubah, alam mardeka lah tabantang, sadang manggali ka sajarah usahokan galian dek basamo. “Kemerdekaan telah tercapai, kita harus menggali sejarah kebudayaan bangsa secara bersama. Indonesia akan maju jika anak-anak bangsa tak lagi sibuk meributkan konsesus telah disepakati pendiri bangsa,” tegasnya. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*