Sumber: id.wikipedia.org

Lampung, LiputanIslam.com– Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Way Kanan Lampung, Gatot Arifianto mengajak segenap masyarakat untuk menjaga lingkungan dan sumber daya alam. Menurutnya, terjaganya lingkungan akan ikut serta dalam membentuk generasi muda yang berkualitas.

“Manusia hidup butuh air. Tubuh kita membutuhkan air di atas 60 persen. Pertanyaannya, jika kualitas air menurun akibat kebiasaan sebagian besar masyarakat membuah sampah sembarangan, mungkinkan kita berharap memiliki generasi bangsa berkualitas?” ucapnya di Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung, pada Rabu (10/1).

Gatot menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang menempati peringkat ke-2 dalam hal pembuangan sampah plastik ke laut, dengan jumlah 187,2 juta ton. Sedangkan Tiongkok di posisi teratas dengan 262,9 juta ton sampah plastik. Padahal menurutnya membuang sampah sembarangan adalah awal terciptanya bencana.

“Belum lagi bagaimana masyarakat membuang sampah. Kadang ada yang pura-pura bawa sesuatu dijatuhkan begitu saja di jalan, membuang bungkus makanan dan minuman ringan dari jendela mobil. Di perkampungan, pengelolaan sampah juga belum optimal dan menjadi gaya hidup. Padahal, membuang sampah sembarangan adalah awal bencana dan terciptanya lingkungan tidak sehat,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjut Gatot, pihaknya melalui Satuan Khusus Banser Husada Satkorwil Lampung menawarkan salah satu solusi sederhana kepada masyarakat, yakni sedekah sampah. Sedekah sampah itu nantinya akan diuangkan, selanjutnya dibelikan pohon produktif yang memiliki banyak manfaat dan diserahkan pesantren, masjid, anak yatim piatu yang dihimpun sebagai ikhtiar kemandirian sekaligus menjaga lingkungan hidup.

“Pengertiannya, membawa sampah rumah tangga anorganik bisa didaur ulang. Buku bekas, kardus, ember pecah, gelas bekas air mineral lebih baik disedekahkan daripada dibakar atau dibuang begitu saja dan jadi sarang  nyamuk di musim penghujan ini,” ungkapnya.

“Namun jika masyarakat tidak punya (sampah untuk sedekah) juga tidak menjadi soal, tak perlu pula harus memecahkan ember bagus agar rusak, tetap bisa mengikuti terapi gratis. Kita hanya berupaya mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Itu satu cara kita sebagai kader Ansor dan Banser menjaga NKRI. Selain itu, kita perlu gerakan sederhana, tapi sekali bergerak dapat beberapa manfaat bagi masyarakat dan kehidupan,” tambah Gatot. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL