Sumber: nu.or.id

Pekalongan, LiputanIslam.com– Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki jiwa kesatria. Bangsa ini memiliki jiwa pemberani. Hal itu ia sampaikan pada Silaturahim Nasional Ulama, TNI dan Polri yang digelar Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (Jatman) di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Jawa tengah, pada Sabtu (23/12).

“Bangsa Indonesia memang memiliki gen sifat pemberani dan jiwa ksatria. Kalau ditelusuri hampir di setiap suku memiliki senjata tradisional. Di Jawa ada keris, di Sunda ada kujang dan di Aceh ada rencong. Selain itu setiap daerah juga memiliki tarian perang. Ini menunjukkan kesiapsiagaan untuk perang jika jati dirinya diusik. Yang menarik di setiap kabupaten di Indonesia pasti ada makam pahlawan. Di luar negeri nggak ada yang seperti ini,” ucapnya.

Salah satu tanda jiwa kesatria itu, lanjut Gatot, adalah terlihat saat TNI (TKR waktu itu) bersama para ulama dan santri bahu-membahu untuk mengusir penjajah. Bahkan para ulama dan santri begitu gigih memperjuangkan bangsa ini. “Kalau kita flashback atau melihat kilas balik sejarah perjuangan kemerdekaan akan didapati fakta bahwa NKRI ini berdiri adalah berkat jasa dan pengorbanan para ulama,” ungkapnya.

Gatot menegaskan bahwa ulama dan santri memiliki peran besar bagi bangsa ini. Begitu juga dengan dasar negara Pancasila sudah final. “Sistem ini didesain oleh para ulama juga. Kalau kita lihat siapa saja yang duduk di BPUPKI sebagian besar adalah para ulama dan kiai,” terangnya.

Sementara Rais Aam Jatman, KH Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya menyatakan bahwa kekuatan ulama, TNI dan POLRI tidak bisa dipisahkan sebagai penjaga keutuhan NKRI. Oleh karenanya, sebagai generasi penerus semestinya mempelajari sejarah dengan baik dan berterimakasih atas jasa para ulama dan pahlawan.

“Tanyakan pada diri kita apa yang sudah kita berikan kepada bangsa dan negara, jangan malah mengkritisi para ulama dan pahlawan terdahulu yang telah jelas jasanya untuk bangsa dan negara,” tuturnya. (Ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL