ferrySwedia, LiputanIslam.com–Indonesia mempunyai banyak generasi emas yang berprestasi di luar negeri. Ada yang sedang dalam masa studinya di mancanegara, dan melakukan macam-macam riset dan penemuan yang mendapat penghargaan dan medali juara. Bahkan tak jarang ada yang menjadi figur penting di negara-negara tersebut.

Salah satu anak bangsa yang membanggakan adalah Ferry Anggoro, pria asal Jakarta. Ia telah menyelesaikan S1 nya di Nanyang Technology Singapore, S2 nya di Katholieke Universiteit Leueven di Belgia & Chalmers University of Technology di Swedia. Sekarang juga hampir meyelesaikan kandidat Phd nya di Chalmers University of Technology di Swedia dengan jurusan Material Sciences.

Feddy adalah seorang ahli Nanotechnology.Puluhan medali juara dan penghargaan berhasil ia dapatkan. Dengan keahliannya ini ia membuktikan bagaimana potensi SDM dan kualitas dari persona insan Indonesia sebenarnya bisa untuk diandalkan dan tak kalah dengan luar. Kejuaraan itu seperti Graduate Student Awards European-Materials Research Society, Wilhelm och Martina Lundgrens Vetenskapsfond Grant, Best Poster at the 7th International Conference on Surface Plasmon Photonics, Jerusalem, Israel, Wilhelm och Martina Lundgrens Vetenskapsfond Grant dan masih banyak lainnya.

“Pengennya level riset dan pendidikan tinggi di Indonesia bisa terus maju dan jadi benar-benar world class (bukan cuma slogan di spanduk). Karena memang salah satu penyokong kemajuan negara ya lewat hal ini. Saya kalo pulang ke Indonesia pengennya simpel aja, pengen ngajar, bisa meneruskan apa-apa yang saya tahu. Inspirasi saya selama ini selalu dari guru-guru saya dari TK-SMA. Yang bisa bikin saya kaya sekarang ini”. Begitu kata pria menjelang 30 tahun dan berputri 1 ini.

Ferry Anggoro juga sering memberikan materi kuliah online tentang Nanotechnology, pembinaan atau juga berinteraksi dengan mahasiswa PPI di Swedia dan sebisa mungkin bersumbangsih, idea lainnya buat bangsa dan negara ini.

Negara ini bisa melesat tinggi dengan adanya asset berharga seperti Ferry Anggoro dan pemuda-pemuda uanggulan lainnya. Dengan catatan benar-benar arah dan visi dari bangsa ini berani tegak dan berdaulat. Tidak semua bidang kelimuan dan masalah di politisasi dan tak sesuai dengan penempatan dan penanganan pakarnya. Seperti yang Ferry Anggoro tunjukkan dengan Nanotechnology nya ini. (ra/reviensmedia.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL