Sumber: nu.or.id

Kota Banjar, LiputanIslam.com– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banjar, Muhammad Gunawan Abdul Jawad menyampaikan bahwa Fatayat NU harus mampu membimbing generasi muda agar terhindar dari paham radikal dan terorisme. Generasi muda harus dibimbing agar memiliki ilmu yang cukup, sehingga mampu membedakan mana yang benar dan yang salah. Mampu menghargai orang atau kelompok yang beda dengan dirinya.

“Bimbing anak-anak supaya menjadi orang yang cerdas,” ungkapnya pada acara Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD) Fatayat NU di Kantor PCNU Kota Banjar, Jawa Barat, pada Selasa (29/5).

Jawad menegaskan bahwa bahwa sebagai kader NU harus mengantarkan tunas bangsa supaya menjadi mercusuar dunia. Karena untuk memajukan Republik Indonesia membutuhkan banyak komponen, salah satunya sumber daya manusia yang cerdas. Generasi penerus bangsa yang hebat dan jauh dari kalangan sumbu pendek.

“Sehingga dapat membentuk generasi yang cerdas dan dapat memilah mana yang baik dan mana yang salah. Semoga para pemudi ikut serta dalam organisasi Fatayat, agar terhindar dari kalangan sumbu pendek,” ujarnya.

Sementara Kasat Intelkam Polres Kota Banjar, AKP Rusdiyanto menyampaikan bahwa acara yang berlangsung adalah kegiatan yang sangat strategis. Karena peran perempuan dalam mendidik anak supaya terjauh dari paham radikalisme dan intoleran sangatlah penting. Sehingga sebagai perempuan dan seorang ibu harus mengerti bahayanya paham intoleran.

“Didik generasi penerus bangsa untuk jauh dari paham radikalisme,” ucapnya. (ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*