Sumber: nu.or.id

Jakarta, Liputanislam.com– Sekretaris Jendral Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H Helmy Faisal Zaini mengatakan bahwa di era media sosial (medsos) saat ini tantangan dakwah semakin kompleks. Sebab, anak muda yang mendominasi pengguna media sosial lebih mengandalkan gawainya untuk mencari referensi keagamaan dari pada mendatangi forum pengajian.

Hal itu disampaikan Helmy pada Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) terkait Program NU Peduli di Lombok dan Sulawesi Tengah, di Gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis (1/11).

“Usia kelompok milenial pengguna media sosial sangat besar, dan mereka kerap mencari informasi dari media sosial termasuk informasi seputar keagamaan,” ujarnya.

Menurutnya, era medsos sekarang merupakan tantangan tersendiri bagi Nahdlatul Ulama (NU). Kelompok Nahdliyin (warga NU) tidak bisa membiarkan jutaan orang yang secara aktif ‘hidup’ di media sosial mengakses informasi keagamaan yang tidak valid sumber dan asal usulnya.

Oleh karena itu, Helmy mengimbau semua lembaga-lembaga NU maupun badan otonom (Banom) dibawahnya agar aktif mengabarkan kegiatannya di media sosial. Karena melalui media itu, NU akan kelihatan eksistensinya di mata warganet. “Ormas yang tak menggunakan sosmed tinggal tunggu menjadi fosil,” tegasnya. (ar/NU Online).

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*