Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com– Atlet Angkat Besi Indonesia, Eko Yuli Irawan berhasil menyabet medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Fuzhou, Cina, yang berlangsung pada 22-27 Februari. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI), Alamsyah mengatakan bahwa Eko juga meraih dua perak.

“Eko berhasil meraih satu emas dan dua medali perak. Sedangkan atlet lain Deni mendapatkan satu medali perak dan dua medali perunggu,” katanya, seperti dilansir tempo.co Jakarta, pada Minggu (24/2).

Sementara Pelatih Angkat Besi Nasional, Dirja Wihardja mengatakan hasil yang dicapai Eko Yuli dalam Piala Dunia 2019 di China itu semakin memuluskan langkahnya untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Eko yang turun pada kelas 61 kilogram putra meraih total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu terdiri dari angkatan snatch 136 kilogram dan angkatan clean and jerk 161 kilogram.

“Hasil itu akan mempertahankan posisi Eko pada peringkat delapan besar dunia. Tapi, Eko masih harus mengikuti lima hingga enam kejuaraan lain kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020,” ucapnya.

Dirja menambahkan peluang Eko akan semakin besar jika dia dapat meraih medali emas dalam Kejuaraan Asia 2019 di Ningbo, China pada 18-28 April. “Piala Dunia 2019 di Fuzhou itu adalah kejuaraan berkategori perak. Sedangkan Kejuaraan Asia di Ningbo adalah kejuaraan dengan kategori emas,” ujarnya. (aw/tempo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*