Sumber: nu.or.id

Jakarta, Liputanislam.com– Duta Besar Berkuasa Penuh Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abigabriel mengatakan bahwa agama harus menjunjung etika. Hal ini sesuai dengan pesan ayat pembuka dan penutup Al-Qur’an yang menunjukkan universalitas, yakni rabbil alamin (Tuhan semesta alam) dan ilahinas (Tuhan manusia)

“Kawan-kawan saya yang muslim coba renungkan bahwa Al-Qur’an diawali dengan diksi yang begitu universal, rabbil alamin, Tuhannya semesta alam,” katanya, seperti dilansir NU Online Jakarta, pada Minggu (11/11).

Menurutnya, yang disebutkan adalah rabbil alamin, bukan rabbil mukminin (Tuhannya orang mukmin) , bukan rabbil muslimin (Tuhannya orang muslim), atau rabbil partai tertentu juga tidak. Dalam al-Qur’an jelas menyatakan rabbil alamin.

Demikian juga Al-Qur’an diakhiri dengan ayat yang universal. “Dan Qur’an kita juga dipungkasi dengan diksi yang universal ilahinas (Tuhan manusia). Indonesia sudah melewati proses ini. Kita setuju dalam berbeda dan berbeda dalam kesetujuan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Agus mengaku pihaknya selalu menyampaikan kepada publik Timur Tengah bahwa Indonesia adalah negara yang ekspert. Berbeda, tetapi tetap utuh dalam persatuan.  “Bersatu tapi bisa menerima perbedaan. Perbedaan bahasa perbedaan budaya, tapi kami satu yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*