Sumber: nu.or.id

Tangsel, LiputanIslam.com– Lembaga Digital Repository in Southeast Asia (DREAMSEA) berencana melakukan pendigitalan terhadap ribuan naskah kuno di Indonesia. Sebagai langkah awal, DREAMSEA akan menggelar Workshop on Preservation Manuscripts in Southeast Asia bersama para pegiat naskah dari seluruh Indonesia dan sebagian di antaranya dari wilayah Asia Tenggara pada tanggal 4-7 Juli 2018 di Hotel Santika Premiere, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.

Peneliti Utama DREAMSEA sekaligus Guru Besar Filologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Oman Fathurahman menyampaikan bahwa DREAMSEA bukanlah program pendigitalan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya sudah pernah dilakukan melalui Endangered Archives Programme (EAP) oleh British Library. Kementerian Agama Republik Indonesia juga melakukan hal yang sama pada naskah-naskah tertentu.

DREAMSEA juga, lanjut dia, tidak akan mengambil manuskripnya, tetapi hanya melakukan Preservasi (pengawetan; pemeliharaan; penjagaan; perlindungan) melalui upaya digitalisasi. “Niat preservasi bukan eksploitasi,” ujarnya.

Menurut Oman, DREAMSEA akan memfokuskan pendigitalan naskah-naskah milik perseorangan. Sebab, ia menilai jika berada di suatu lembaga, kondisi naskah dalam keadaan terawat. Naskah yang bakal didigitalisasi juga, katanya, tidak hanya naskah keislaman. Artinya, sejauh ini tidak ada batasan dalam penentuan naskah. Tetapi, nanti bakal ada prioritas mana yang bakal lebih dulu didigitalisasi dan mana yang belakangan dengan melihat kesiapan tim dan naskahnya.

“Alokasi waktu maksimal dilakukan selama 20 hari untuk setiap misi pendigitalan. Setidaknya, setiap hari harus menghasilkan 100 gambar,” ungkapnya.

DREAMSEA merupakan program yang digagas oleh Pusat Pengembangan Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Centre for The Study of Manuscript Cultures (CSMC) Universitas Hamburg, Jerman. Program ini didanai oleh Arcadia. (ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*