dikiJakarta, LiputanIslam.com – Sosok Cendikiawan (Diki) Suryaatmadja memang mampu membuat geleng-geleng kepala. Di usianya yang baru 12 tahun, ia sudah menjadi mahasiswa di Kanada.

“Dia SD-SMA akselerasi,” ucap Hani, ibunya, pada Rabu 7/9/2016). Diki menjalani SD hingga SMA di satu sekolah di kawasan Kota Bogor, Jawa Barat.

Hani menambahkan, sejak lahir Diki sepertinya sudah ditakdirkan sebagai seorang pemikir.

“Karena pas usia 4 hari, Diki ketika dijemur dalam boks dengan jangka waktu 1 jam bisa bergerak dari barat ke timur dalam keadaan terbedong dan tertidur,” tuturnya.

Menurut penuturan Hani, Diki sejak balita sudah terlihat tanda-tanda keingintahuannya terhadap sesuatu.

“Usia sejak 4 bulan Diki mampu turun dari ranjang yang tingginya itu 50 cm dengan memutarbalikkan badannya sehingga kakinya turun dulu,” ungkapnya.

“Umumnya bayi turun meluncur dengan kepalanya terlebih dahulu,” lanjut dia.

Mengenai keistimewaan Diki lainnya, Hani ingat sekali, di usia 6 bulan tepatnya pada 17 Januari 2005, Diki yang dilahirkan pada 1 Juli 20014 itu, mulai berbicara.

Keistimewaan Diki berlanjut hingga dia memasuki masa sekolah. Diki mengalami akselerasi alias lompat tingkat di sekolahnya hingga kini menjadi mahasiswa di Universitas Waterloo Kanada, di mana anak seusianya masih duduk di bangku SD kelas 6. (ra/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL