Jakarta, LiputanIslam.com –  Mabes Polri menyatakan masih ada sekira 100 warga negara Indonesia (WNI) yang akan dideportasi dari Turki. Sebanyak 100 orang tersebut berasal dari berbagai daerah yang ada di Tanah Air.

“Informasi dari rekan kita di sana masih ada hampir 100 orang yang siap dideportasi dengan berbagai macam asal,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Kompleks STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017).

Rikwanto belum bisa memastikan apakah mereka dideportasi karena diduga ingin bergabung dengan ISIS sebagaimana yang terjadi di dua kasus sebelumnya. Saat ini mereka sudah diamankan oleh otoritas Turki dan dilakukan pemeriksaan secara bertahap.

“Secara bertahap juga akan dikirimkan (dipulangkan) kembali dengan cara deportasi,” jelas Rikwanto.

Seperti diketahui, ada dua kasus sejumlah WNI dideportasi dari Turki. Pertama terjadi pada Minggu 22 Januari 2017. Mereka langsung diamankan oleh petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta dan sudah menjalani pemeriksaan di markas Densus 88 Antiteror Polri.

Kasus kedua, sebanyak lima WNI dideportasi pada Rabu 25 Januari 2017 ke Bandara Ngurah Rai Bali dari Bandara Instanbul Turki. Kelimanya diketahui satu keluarga. Kepala keluarganya berinisial TUAB diketahui adalah mantan pegawai Kementerian Keuangan yang pernah sekolah S-2 di Adelaide, Australia, pada 2009. (mm/okezone)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL