Sumber: nu.or.id

Purwakarta, LiputanIslam.com– Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyatakan bahwa di era perkembangan teknologi informasi yang semakin berkembang saat ini, sebagian masyarakat lebih gandrung belajar agama di internet ketimbang belajar langsung kepada guru maupun kiai yang ahli di bidangnya. Konten-konten agama di internet akhirnya seolah menjadi rujukan kebenaran tunggal.

Sangat disayangkan ketika seseorang ingin mendalami agama tetapi tidak kenal madrasah dan pesantren. Keprihatinan tersebut disampaikan Dedi pada pembukaan Bahtsul Masail Pra-Munas dan Konbes NU 2017di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (10/11).

Menurutnya, sekarang ini banyak kalangan yang cuma belajar agama di internet atau media sosial, lalu kemudian merasa diri yang paling benar. “Belajar agamanya di internet, nafsunya lebih besar dari ilmunya. Ketemu ayat sepotong karena yang ngomong doktor dipercaya sebagai kebenaran,” ucapnya.

Oleh karena itu, menurut Dedi, harus ada pola strategi dakwah di dalam tubuh NU sendiri dalam menyikapi perkembangan teknologi. Namun, Dedi tidak memungkiri dakwah NU melalui santri dan kiainya saat ini sudah masif di dunia maya memberikan pencerahan-pencerahan.

“Pak Said sekarang mempunyai Facebook Teras Kiai Said, ada Gus Mus, ada NU Online yang memberikan perimbangan-perimbangan informasi,” ungkapnya.

Kemudian Dedi menjelaskan bahwa semangat NU adalah semangat keindonesiaan yang mengikuti perkembangan zaman dengan tetap menjaga tradisi dan budaya. Menurutnya, Indonesia modern sudah ada sejak alama. “Spirit keberadaban Indonesia sesungguhnya menjadi spirit peradaban di dunia,” terangnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mendorong warga NU agar tidak hanya berdakwah di madrasah, majelis taklim, dan pesantren. Pendakwah NU harus ada di pabrik, kantor, dan tempat-tempat umum lain untuk mewarnai Indonesia dengan Islam yang ramah. “Karena kalau enggak, dakwah di tempat-tempat tersebut akan diisi oleh kelompok-kelompok lain,” tambah Dedi. (Ar/NU Online).

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL