Didi/Kontan

Didi/Kontan

Lampung, LiputanIslam.com – Banyak sekali wirausahawan yang jatuh bangun sebelum sukses. Bahkan tak jarang apa yang dilakukannya dicemooh sebagai sesuatu yang sia-sia. Begitu juga Didi yang awalnya dicemooh karena membuka usaha Suvenir di Lampung yang pada saat itu memang belum ramai dan dianggap sulit menemukan pasar. Namun akhirnya waktulah yang membuktikan bahwa pilihan Didi memang tepat.

Lewat merek usaha Radja Promosi, Didi berhasil membangun bisnis suvenir atau produk promosi di daerah tempat tinggalnya di Lampung. Dia memberi nama Radja karena itu nama tertinggi dalam kasta kerajaan. “Hampir semua yang nama radja itu baik, jadi biar terdengar unik,” ceritanya.

Dia mengklaim Radja Promosi adalah usaha suvenir produk promosi perdana yang berlokasi di Lampung. Latar belakang dia menjalankan usaha ini karena dulu dia melihat belum ada media promosi yang unik di Lampung. “Kalau ada yang mau berpromosi atau beriklan, ya kalau tidak pasang iklan, pasang spanduk,” seperti diberitakan Kontan.

Usaha yang Didi rintis sejak tahun 2009 ini sudah mampu memproduksi ribuan suvenir setiap bulan. Beberapa produk suvenir tersebut di antaranya adalah handuk, boneka, payung, kaus, spanduk, mug, kotak tisu, jam, topi, tenda, pulpen, kipas, gantungan kunci, dan masih banyak lagi.

Dengan dibantu 20 orang karyawan untuk operasional, Radja Promosi hingga kini sudah banyak mendapatkan klien di berbagai daerah di Sumatra dan Jawa. Sebagian besar pelanggannya berasal dari perusahaan-perusahaan besar seperti Indosat, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI dan hotel-hotel.

Harga jual produknya beragam. Pemesanan bisa satuan hingga ribuan. Untuk Produk termurah misalnya pena seharga Rp 1.700 per unit. Produk promosi yang termahal adalah tenda promosi seharga Rp 8,5 juta per unit. Didi mengaku bisa mendapatkan sekitar 30 konsumen sampai 50 konsumen per bulan. Nilai pemesanannya rata-rata sekitar Rp 9 juta sampai Rp 10 juta per konsumen. Maka tak heran jika omzet usahanya bisa mencapai Rp 500 juta per bulan. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL