Sumber: muslimobsession.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Direktur Dompet Dhuafa (DD) Filantropi, Imam Rulyawan mengatakan bahwa penyaluran dana zakat fokus kepada fakir miskin, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Imam mengaku, pihaknya terus berupaya  mewujudkan masyarakat berdaya yang bertumpu pada sumber daya lokal melalui sistem yang berkeadilan.

“Prioritas penyaluran zakat kami kepada fakir miskin, dana gawat daruat, pendampingan warga melalui pemberdayaan ekonomi, kemudian aspek pendidikan, kesehatan dan pengembangan sosial,” ujar Imam di Jakarta, seperti dilansir Republika.co.id,  pada Kamis (4/1).

Imam mengatakan bahwa Dompet Dhuafa (DD ) ikut ambil bagian dalam perjuangan mencerdaskan bangsa. DD telah mendirikan beberapa jejaring dengan beragam program pendidikan gratis serta beasiswa untuk siswa unggul tetapi tidak mampu.

“Telah banyak prestasi yang diukir dan telah banyak lulusan yang terbukti tak kalah dengan lulusan sekolah-sekolah unggul lainnya di Indonesia. Tidak hanya untuk siswa dan mahasiswa, ada pula program pendidikan untuk guru dan sekolah,” ungkapnya.

Sementara dalam bidang kesehatan, lanjut dia, DD mendirikan berbagai lembaga kesehatan yang bertujuan untuk melayani seluruh mustahik dengan sistem yang mudah dan terintegrasi dengan sangat baik. DD telah berperan aktif dalam melayani kaum dhuafa sejak tahun 2001. Melalui program Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC), beragam kegiatan telah dilakukan, baik bersifat preventif, promotif dan kuratif.

Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), total aset zakat di Indonesia mencapai Rp 217 triliun. Tentu dengan nilai yang sangat besar itu, zakat dinilai punya peran yang cukup penting dalam membangun kesejahteraan umat, terutama dalam mengentaskan kemiskinan dalam menaikkan taraf hidup kaum dhuafa. (Ar/Republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*