illustrasi/gyannara.wordpress.com

illustrasi/gyannara.wordpress.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Di masa mendatang mengurus surat izin mengemudi (SIM) tidak akan sulit dan rumit lagi. Saat ini Mabes Polri tengah melakukan uji coba ‎sistem SIM online. Sistem tersebut akan digunakan untuk pembuatan dan perpanjangan SIM di setiap Satuan Administrasi Penerbitan SIM (Satpas) Polri di seluruh Indonesia.

SIM online tersebut juga akan terintegrasi dengan data kependudukan milik Kemendagri untuk memudahkan polisi dalam proses pendataan pemegang SIM, seperti dilansir dari jawapos.com.

Penerapan sistem tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan pengembangan sistem SIM online antara Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sebagai pihak pembuat sistem.

“Tahun ini kita targetkan bisa selesai, kemudian nanti tahun depan bisa kita tingkatkan pada pelayanan BPKB dan STNK. ” ujar Badrodin usai penandatanganan di Gedung Rupatama, Senin (23/3).

Selain itu, lanjut dia, dengan sistem SIM online bisa mencegah calo yang sering terjadi dalam pembuatan SIM secara manual. Polisi juga bisa melakukan monitoring untuk mencegah seseorang dalam pembuatan SIM ganda. Masyarakat nantinya tidak harus pulang ke daerah asal karena SIM online dapat dilakukan di mana saja.

Sebagai salah satu contoh, mahasiswa asal Jakarta yang sedang studi di Yogyakarta tidak perlu pulang ke Jakarta untuk pengurusan perpanjang SIM. Cukup dilakukan secara online di Yogyakarta saja. Dengan begitu selain menghemat ongkos juga menghindari calo dalam pengurusan SIM yang selama ini menjadi salah satu ‘penyakit’ yang sulit di berantas.

Kakorlantas‎ Irjen Pol Condro Kirono menambahkan, SIM online akan diluncurkan awal bulan Juni mendatang. Saat ini, prosesnya sedang masuk pada tahap migrasi data. “1 Juli nanti, 47 Satpas di 34 provinsi sudah bisa digunakan,” tambahnya. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*