Sumber: news.xcoid.com

Yogyakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Periode 1998-2005, Ahmad Syafii Maarif (Buya Syafii) berpesan kepada segenap masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial (medsos). Di tengah media sosial yang sering memunculkan hoaks, berita palsu, ujaran kebencian, dan fitnah, masyarakat tidak boleh mudah terbawa arus dan terprovokasi.

Demikian itu disampaikan Buya Syafii pada acara Forum Dialog dan Literasi Media Sosial yang mengangkat tema “Bijak di Dunia Maya, Rukun di Dunia Nyata” di Hotel Cavinton Yogyakarta, seperti dilansir suaramuhammadiyah.id, pada Minggu (17/3).

“Tema yang diambil dalam seminar ini sangat bagus. Tetapi, dalam kenyataan kita ini sering berperang di dunia maya dan terbelah di dunia nyata. Media sosial penuh dengan ujaran kebencian, berita palsu, caci maki, dan fitnah,” ucapnya.

“Pengguna media sosial yang tidak kritis dan cermat umumnya mudah percaya berita-berita hoaks. Mereka tidak lagi melihat benar dan salah suatu berita. Penerimaan atas suatu berita hanya berdasarkan suka dan tidak suka. Hal ini diperparah lagi dengan momentum politik di sebuah negara,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Staf Ahli Menkominfo Prof Dr Henry Subiakto. Menurutnya, hoaks dalam dunia maya sesungguhnya adalah suatu hal yang sengaja diciptakan oleh mereka yang memiliki kepentingan. Ada hoaks yang memang dibuat secara profesional dan teroganisir. Ada pula hoaks yang dibuat dibuat amatiran oleh aktivis pendukung yang terlalu fanatik dan tidak terorganisir.

“Tujuannya adalah menciptakan kecemasan, kebencian, permusuhan, dan pemujaan yang berlebihan,” tandasnya. (aw/suaramuhammadiyah).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*