Sumber: bengkuluinteraktif.com

Seluma, LiputanIslam.com– Bupati Seluma, Bundra Jaya mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat saat ini yang semakin bersikap individualis dan mementingkan kepentingan masing-masing. Padahal karakteristik bangsa Indonesia adalah suka saling membantu dan kebersamaan. Oleh karena itu, Bundra mengaku pihaknya akan berusaha menghidupkan kembali semangat gotong royong di masyarakat, terutama masyarakat Seluma.

“Dari dulu hingga sekarang Indonesia sangat dikenal dengan budaya gotong royong. Masyarakat biasanya membangun jalan, membersihkan pekarangan lingkungan dengan cara gotong royong. Sehingga warisan budaya tersebut dapat dilestarikan,” ucapnya di Seluma,Bengkulu, pada Selasa (23/4).

Menurutnya, budaya gotong royong sebenarnya sudah lama melekat dan mengakar pada bangsa Indonesia. Sebab itu, saat ini diperlukan sinergisitas antara masyarakat dan Pemda Seluma untuk sama-sama membangun Kabupaten Seluma. Terutama dalam pedesaan wajib melakukan gotong royong.

“Tidak hanya dalam ruang lingkup pedesaan, namun lingkungan lain juga harus ditingkatkan kembali semangat gotong royong tersebut. Melalui Camat, Lurah, Kades, Rt untuk mengajak warga berperan aktif dalam membangun gotong royong tersebut” ujarnya.

“Perlunya sinergisitas antara warga dan pemerintah juga perlu. Jika nantinya dalam gotong royong tersebut mendapat kendala, terutama anggaran maka Pemda akan menggarkannya. Namun dengan catatan tidak akan diselewengkannya setelah  anggaran tersebut dikucurkan,” tandas Bundra. (aw/pedomanbengkulu).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*