Sumber: nu.or.id

Cirebon, Liputanislam.com– Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi secara resmi membuka kongres XIX Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan XVIII Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Pesantren KHAS Kempek Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (23/12). Menpora juga mengajak peserta kongres untuk mendoakan para korban bencana tsunami yang menimpa Banten dan Lampung.

“Yuk, kita doain mereka. Semoga Allah memberikan tempat termulia bagi mereka, tempat di surga-Nya. Korban yang belum ditemukan, semoga ditemukan dalam keadaan selamat, sehat, wal afiat. Keluarganya diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menerima musibah ini. Amiiin ya Rabbal alamin. Lahum Al-Fatihah. Al-Fatihah. Al-Fatihah,”  ucapnya memimpin doa.

Menpora mengingatkan bahwa musibah bisa datang menimpa siapa pun, termasuk orang-orang tercinta di lingkungannya. Namun demikian, ia menyakini bahwa setiap musibah menyimpan hikmah.“Allah menguji siapa pun dengan takarannya, dengan kapasitasnya. Karenanya kita harus sabar dan ikhlas (dalam menerima musibah),” ungkapnya.

Sebelumnya, pada sisi awal pidatonya Imam mengatakan bahwa calon para pemimpin masa depan harus sehat lahir dan batin. “Selain istighotsah, maulidan, dan tahlilan, seluruh kegiatan IPNU-IPPNU seperti di Kongres ini didahului dengan kegiatan olahraga. Pemimpin harus sehat lahir batin,” ucapnya.

Ia meyakini bahwa salah satu dari sekian banyaknya pengurus dan anggota IPNU-IPPNU yang hadir akan menjadi menteri.  “Itu penting untuk menjadi semangat kita,” tambahnya. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*