EriJakarta, LiputanIslam.com —  Erizeli Jely Bandaro, penulis buku Cintaku Negeriku yang aktif di media sosial juga turut berkomentar terhadap eksekusi mati Syaikh Nimr Baqir al-Nimr yang dilakukan rezim Arab Saudi. Seperti diketahui, eksekusi terhadap ulama Syiah ini mendapatkan kecaman dari berbagai penjuru dunia. Apalagi, Syaikh Nimr dipancung hanya karena melakukan protes terhadap penguasa.

“Abu Bakar Ba’asyir dan Nimr Baqir Al-Nimr, memang berbeda. Abu Bakar Ba’asyir, bukan Syiah. Namun nasib mereka berbeda karena mereka berada di negara yang berbeda.”

“Di Arab yang monarkhi kalimat raja adalah hukum, dan Nimr Baqir al-Nimr harus dihukum mati karena hanya berbeda pendapat dengan Kerajaan/ penguasa. Tapi Abu Bakar Ba’asyir walau berniat makar tetap tidak di hukum mati, tapi dipenjara oleh hukum yang berdasarkan UUD 45 dan Pancasila.”

Baca juga: Iran, Cermin Negara Merdeka yang Sesungguhnya

Erizeli lantas mengaitkan kondisi di jaman kekhalifahan Abu Bakar ra. Saat itu, walau ada sahabat yang berbeda pendapat namun tidaklah dihukum mati.

“Ketika Abu Bakar dibaiat khalifah pertama oleh kaum muslimin, seorang sahabat dan tokoh Anshar bernama Sa’ad bin Ubadah tidak mau membaiat Abu Bakar hingga beliau wafat. Tapi khalifah Abu Bakar tidak memerangingya dan dia tetap aman serta tidak ada satu pun sahabat yang mengkafirkannya. Artinya, orang Islam yang tidak mau berbaiat kepada khalifah yang tidak mereka setujui bukan dosa. Apalagi orang beragama non-Islam. Tidak bisa dipaksa untuk berbaiat kepada Khalifah,” tulis Erizeli.

Erizeli juga mengaku bahwa ia rindu pada pemimpin yang berakhlak Al-Qur’an, bukan pemimpin yang hanya menggunakan simbol Islam belaka.

“Pemimpin yang menghargai perbedaan, bahkan di hujatpun pemimpinnya tetap sabar, tetap mencintai rakyatnya. Perbedaan benar-benar dianggap rahmat. Karena dengan perbedaan itu iman tidak berubah menjadi cemburu mahzab, tapi iman menentramkan terutama kepada musuh dan yang berbeda…”

“Kalau sudah begini memang Raja Salman berbeda dengan Presiden Jokowi…sangat beda,” tutupnya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL