Illustrasi/mirayamira.wordpress.com

Illustrasi/mirayamira.wordpress.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Pemerintah telah meluncurkan enam paket kebijakan ekonomi untuk menstabilkan rupiah. Salah satu dari enam paket kebijakan itu membebaskan visa kunjungan singkat kepada wisatawan dari 30 negara. Dengan pembebasan visa 30 negara tersebut juga akan berdampak positif untuk sektor penerbangan Indonesia.

Pengamat penerbangan dari Universitas Gajah Mada, Arista Atmadjati menuturkan, pembebasan 30 visa negara akan membuat wisatawan tertarik berkunjung ke Indonesia. Dengan wisawatan asing berminat kunjungi Indonesia dapat mendongkrak traffic maskapai.

“Potensi besar sekali dari Eropa dan terutama China sehingga harapannya dapat meningkatkan traffic. Semoga maskapai Indonesia yang bisa menikmati,” ujar Arista, seperti dilansir dari Liputan6.com.

Ia menambahkan, saat ini maskapai seperti PT Garuda Indonesia Tbk memenuhi layanan standar internasional. Diharapkan pembebasan visa 30 negara juga memberi keuntungan bagi BUMN penerbangan tersebut dan maskapai lainnya.

Meski demikian, Arista mengingatkan, duta besar Indonesia dan pelaku usaha ekonomi juga diharapkan gencar untuk mensosialisasikan pembebasan 30 visa negara tersebut. Langkah itu dilakukan agar salah satu paket kebijakan ekonomi itu berjalan efektif.

“Duta besar dituntut untuk gencar mensosialisasikan aturan bebas visa bagi 30 negara itu. Percuma saja kalau dilakukan di domestik tidak ada gunanya. Informasi harus masif di luar negeri,” kata Arista.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo mengatakan, pemerintah menargetkan 10 juta wisatawan akan mengunjungi Indonesia pada 2015 dengan pembebasan visa tersebut.

“Sasarannya kami 10 juta wisatawan tahun ini, tapi Menteri Pariwisata optimistis angka 11 juta wisatawan bisa ditembus,” ujar Indroyono.

Dia menjelaskan, dari target 10 juta wisatawan tersebut, jika setiap wisatawan membelanjakan uangnya sebesar US$ 1.200 di Indonesia, maka pada tahun ini negara akan mendapat pemasukan sekitar US$ 12 miliar dari sektor pariwisata.

Berikut Daftar 30 negara baru yang bakal bebas Visa:
Kawasan Asia Pasifik: Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan.
Kawasan Amerika : ‎Amerika Serikat, Kanada, Selandia Baru dan Meksiko
Kawasan Eropa, Timur Tengah‎, Afrika: Rusia, Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Italia, Spanyol, Swiss, Belgia, Swedia, Austria, Denmark, Norwegia, Finlandia, Polandia, Hungaria, Ceko, Qatar, UEA, Kuwait, Bahrain, Oman dan Afrika Selatan. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*