Foto: Delapan Mahasiswa UTS-Sumbawa/pulausumbawanews.com

Foto: Delapan Mahasiswa UTS-Sumbawa/pulausumbawanews.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Delapan Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa, Nusa Tenggara Barat berhasil unjuk gigi di Institut Teknologi Massachusetts (MIT), Boston, Amerika Serikat. Mereka mampu meraih medali perunggu dalam kompetisi bioteknologi dunia.

Seperti dalam laporan antaranews.com, Sausan Nafsiah, dosen pembimbing yang mendampingi para mahasiswa mengatakan bahwa selain mendapatkan medali perunggu, para mahasiswanya juga mendapatkan kehormatan karena diundang oleh PBB dalam rangka konfrensi PBB di Meksiko tahun 2015.

Mahasiswa UTS-Sumbawa, NTB mampu mempersembahkan medali perunggu dalam kategori best policy and practice shout-out, dan penghargaan tertinggi International Genetically Engineering Machine (IGEM) Chairman’s Award 2014.

Rektor UTS Sumbawa, Zulkieflimansyah mengatakan, keberhasilan mahasiswa-mahasiswanya adalah sebuah hal yang sangat membanggakan.

Meskipun sarana dan fasilitas yang terbatas, para mahasiswa UTS-Sumbawa tetap mampu berkompetisi di tingkat dunia dalam dunia bioteknologi yang relatif baru dan maju.

Prestasi membanggakan yang diraih para mahasiswa UTS-Sumbawa di MIT, Boston bukan hanya mengharumkan nama kampus mereka tetapi juga mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah Internasional. Hal tersebut juga merupakan angin segar bagi universitas dan penelitian di tanah air seperti yang dikatakan oleh Zulkieflimansyah.

Zulkieflimansyah juga menambahkan bahwa dengan keberhasilan tersebut akan semakin membuka mata pemerintah terhadap potensi dan sumber daya manusia di Indonesia bagian Timur.

“Memajukan pendidikan teknologi di Indonesia Timur adalah solusi utama agar Indonesia Timur bisa mengejar ketertinggalannya dan mampu mengelola sendiri sumber daya alam yang melimpah,” kata Zulkieflimasnyah.

Dalam kompetisi bioteknologi dunia di MIT, kedelapan mahasiswa UTS Sumbawa meneliti kadar glukosa pada madu Sumbawa dengan memanfaatkan bakteri E-coli dan gen Discosoma SP yang mengeluarkan warna merah pada terumbu karang.

Kompetisi diadakan pada 30 Oktober-3 November 2014. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL