Dokter Endang Widiastuti Handzel, Ahli Kesehatan Indonesia di CDC, Atlanta, Georgia/VOA

Dokter Endang Widiastuti Handzel, Ahli Kesehatan Indonesia di CDC, Atlanta, Georgia/VOA

LiputanIslam.com – Tidak sedikit ilmuwan Indonesia yang berkiprah di luar negeri dan mengharumkan nama bangsa. Salah satunya adalah Endang Widiastuti Handzel yang bekerja di bagian Emergency Response and Recovery di Pusat Pengendalian Penyakit Menular atau Center of Disease Control and Prevention (CDC) di Atlanta, Georgia, AS.

CDC merupakan tempat para peneliti kesehatan terbaik di Amerika Serikat. Para peneliti di tempat tersebut bekerja untuk melindungi kesehatan dan keselamatan publik dengan melakukan pengawasan dan pencegahan penyakit, seperti dalam laporan VOA yang diberitakan kembali oleh kompas.com (25/12/14).

Endang memulai karirnya di Indonesia kemudian di UNICEF selama 6 tahun di bidang yang sama sebelum pindah dan menjadi karyawan tetap di CDC sejak tahun 2012. Endang mengakui bahwa dirinya banyak belajar selama meniti karir di Indonesia. Dari pengalaman itulah dirinya bisa bekerja di negara lain dengan membawa nama Indonesia.

Endang merupakan dokter lulusan Universitas Atmajaya, Jakarta. Ia banyak menangani masalah kesehatan ibu dan anak di daerah darurat seperti Sudan Selatan, Tanzania, Haiti, dan juga Aceh di saat terkena bencana tsunami.

Endang mengungkapkan masalah Indonesia khususnya kesehatan ibu dan anak dilatarbelakangi karena minimnya fasilitas, sumber daya manusia, dan informasi.

Endang menuturkan “Di Indonesia masalahnya sekarang saya pikir lebih tentang disparity, di bagian timur Indonesia itu sangat berbeda sekali dan kompleks masalahnya dibandingkan dengan di daerah barat.”

Hal itulah yang menjadi dasar komitmen Endang dan suaminya yang juga bekerja di CDC untuk berkarya bagi kemanusiaan.

“Kita berpikir, oh mungkin suatu saat nanti, kita akan stay di daerah yang sangat membutuhkan, mungkin di Papua, mungkin Papua Barat, mungkin di small island di Indonesia,” kata Endang menutup wawancara dengan VOA. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:
Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*