Sumber: beritabuana.co

Jakarta, LiputanIslam.com– Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra menyatakan prihatin atas masih bertahannya konfik dan kekerasan sosial di tengah masyarakat sekarang ini. Oleh karenanya, semangat dialog intra dan antar-agama untuk membangun karakter damai perlu ditingkatkan di kalangan pemimpin agama.

Hal itu disampaikan Azyumardi pada Simposium Nasional Kebudayaan (SNK)  yang mengangkat tema “Pembangunan Karakter Bangsa untuk Melestarikan dan Mensejahterakan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945” di Jakarta, pada Senin (20/11).

“Dialog intra dan antar-agama hendaknya tidak dilaksanakan secara ad-hoc dan sporadis untuk meresponi situasi atau kasus tertentu saja, tetapi sebaliknya reguler dan terencana,” ujarnya.

Menurut Azyumardi, Hanya dengan dialog untuk membangun karakter damai dapat diciptakan kehidupan  sosio-relijius dan budaya yang harmonis di antara para warga. Sehingga, penyelesaian konflik dan pertikaian yang melibatkan umat beragama dapat dilaksanakan secara lebih tuntas dengan membahas secara lebih menyeluruh akar dan aktualiasasi pertikaian dan konflik yang ada.

Ia mencontohkan, Kementerian Agama pada masa Orde Baru memainkan peran sentral dalam dialog intra dan antar-agama. Lembaga-lembaga keagamaan memainkan peranan kunci dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. (Ar/Tribun).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL