Azrul Ananda (Kiri)/studentpreneur.co

Azrul Ananda (Kiri)/studentpreneur.co

Surabaya, LiputanIslam.com – Azrul Ananda ternyata mampu melanjutkan bisnis ayahandanya yakni Dahlan Iskan. Sebagai Raja Media Cetak Muda, Azrul Ananda mampu meraih prestasi membawa Jawa Pos mendapatkan award Newspaper of the Year dari World Young Reader Prize 2011.

Pria yang lahir di Samarinda ini memang berasal dari keluarga wartawan. Sejak kecil, Azrul kerap dibawa oleh ayahnya ke kantor Jawa Pos di Graha Pena, Surabaya. Dari pengalaman itulah secara langsung Azrul belajar seluk beluk media cetak dari hal yang paling kecil. Mulai dari proses memuat berita hingga menjadi koran yang biasa dibaca oleh masyarakat di pagi hari.

Berdasarkan laporan dari studentpreneur.co, Azrul ternyata dikirim ke Amerika Serikat untuk melanjutkan pendidikannya. Walhasil nasibnya memang tak jauh-jauh dari dunia jurnalistik. Orang tua asuhnya di Amerika Serikat pun bekerja di media cetak di California. Dari situ pulalah Azrul belajar tentang media cetak dan cara menjadi wartawan melalui orang tua asuhnya.

Sekembalinya dari Amerika Serikat akhirnya Azrul masuk ke Jawa Pos. Meskipun anak petinggi Jawa Pos, namun Azrul ditempatkan di pos dari dasar. Dahlan menempatkan Azrul untuk mengelola rubrik anak muda di Jawa Pos, DetEksi.

Dengan kegigihannya, rubrik tersebut digandrungi anak muda pada tahun 2000. Bahkan Azrul mampu menggelar kompetisi bergengsi Deteksi Basket League (DBL) dan kompetisi majalah dinding (mading) yang hingga kini dikenal dengan DetEksi Convention yang semula adalah DetEksi Mading Championship. Kedua kompetisi tersebut merupakan kompetisi terbesar di Indonesia di kategorinya masing-masing.

Dengan prestasi-prestasi tersebut tak ayal, Azrul pun menggondol penghargaan dunia World Young Reader Prize 2011 bagi Jawa Pos. Beberapa saingannya tak bisa dianggap remeh dalam percaturan dunia jurnalistik dunia diantaranya adalah Wall Street Journal Amerika Serikat, Chicago Tribune dan Yomiuri Shimbun Jepang, pesaingnya merupakan media cetak terkemuka di negaranya masing-masing.

Dengan konten anak muda, Azrul Ananda mempu membuktikan kualitas dirinya di Jawa Pos tanpa embel embel dari Ayahnya, Dahlan Iskan. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL