HalalMindstechasia

LiputanIslam.com – Bagi beberapa orang yang pernah ke Jepang mungkin akan sulit ketika pertama kali mencari makanan halal terutama yang tidak mengandung babi. Belum lagi kendala huruf kanji yang menyulitkan untuk dipahami bagi pendatang. Hal itu akan membuat beberapa orang sukar mengenali makanan yang terbebas dari bahan haram. Sulit untuk memisahkan sajian babi dalam kuliner Jepang, daging babi ibarat sajian pelengkap yang dicampurkan kedalam beberapa makanan khas Jepang seperti katsu, ramen bahkan hamburger Jepang.

Hal tersebut tentu saja menjadi sebuah permasalahan bagi turis asing yang datang ke Jepang. Sekitar lebih dari satu juta wisatawan Muslim tercatat datang mengunjungi Jepang tiap tahunnya. Bahkan hal itu juga menjadi permasalahan tersendiri bagi sekitar 150,000 muslim Jepang.

Melihat fenomena tersebut, seorang putra bangsa asal Indonesia, Agung Pambudi yang juga pendiri sekaligus CEO Kyushu.Lab merancang aplikasi HalalMinds untuk mengidentifikasi produk halal di Jepang, seperti dikutip dari TechAsia.com (17/1).

Agung Pambudi merupakan mahasiswa PhD di Universitas Kyushu jurusan teknik sumber daya bumi. Ia telah meluncurkan aplikasi gratis tersebut untuk smartphone Android pada tanggal 3 April 2014 dan juga ia luncurkan pada perangkat IOS pada tanggal 28 April 2014.

Cara kerja HalalMinds adalah dengan memindai barcode dalam setiap produk yang dapat digunakan saat berbelanja. Setelah sebuah barang dipindai, maka apps HalalMinds akan mencocokkan dengan database yang ada yang memuat sekitar 500,000 produk sehingga dapat memberikan info apakah produk tersebut halal atau tidak.

HalalMinds bukan hanya saja bermanfaat bagi Muslim Jepang tetapi juga sangat bermanfaat bagi turis Muslim yang berkunjung ke Jepang. Dengan apps HalalMinds seseorang tak perlu khawatir tak bisa membaca huruf kanji yang kompleks karena HalalMinds memberikan kemudahan dalam mengidentifikasi sebuah produk makanan.

Selain memiliki fungsi scanner barcode produk halal, HalalMinds juga dilengkapi dengan penunjuk lokasi restauran halal, kompas penunjuk arah kiblat, dan ayat-ayat Al-Quran setiap hari.

Berkat inovasinya tersebut, aplikasi HalalMinds mendapatkan penghargaan dalam Islamic Economic Award 2015 yang diinisiasi oleh Dubai Islamic Economy Development Centre (DIEDC) yang digelar di Dubai, UEA dalam kategori bisnis perhotelan dan pariwisata. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*