foto: indopos.com

foto: indopos.com

Medan, LiputanIslam.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan menegaskan mulai tahun ajaran 2015, hasil kelulusan Ujian Nasional ditentukan sepenuhnya oleh sekolah, harapannya sekolah bisa melaksanakan UN secara jujur untuk kepentingan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Pelaksanaannya (UN) tetap. Hasilnya saja yang ditentukan oleh pihak sekolah masing-masing,” kata Anies di Medan, Sabtu (10/1), pada sebuah seminar seperti dilansir dari antaranews.com.

Meskipun ketentuan kelulusan menjadi hak sepenuhnya sekolah, namun Anies masih tetap memikirkan secara teknis pelaksanaannya seperti soal UN yang masih dalam pembahasan.

Menurutnya, kejujuran hasil UN perlu mendapatkan perhatian serius dari sekolah karena UN menjadi cermin kesuksesan pendidikan.

Hal tersebut menjadi sangat penting karena bangsa ini tengah memasuki era global seperti MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).

Anies juga menambahkan, upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan dengan meningkatkan sumber daya manusia yakni peningkatan kualitas guru yang menjadi perhatian utama.

“Percuma saja mengganti-ganti kurikulum, kalau kualitas gurunya tidak ditingkatkan,” tegasnya.

Ia menganalogikan hubungan kurikulum dengan guru. “Peluru bagus pun, kalau penembaknya tidak dilatih atau berlatih. Itu sama saja.”

Anies berharap guru bukan hanya bertugas untuk mendidik dan mengajar, tetapi juga harus bisa menginspirasi siswa, sedangkan orang tua membantu dan memiliki peran yang sama dalam menghasilkan siswa berkualitas.

“Dari orang tua dan guru, karakter atau akhlak murid terbentuk. Karakter dan akhlak menentukan bagaimana nantinya anak-anak ke depannya,” tegas dia. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*