Penutup tangki khusus bbm/kompas.com

Penutup tangki khusus bbm/kompas.com

Surabaya, LiputanIslam.com – Berbagai inovasi dilakukan untuk membantu pemerintah dalam melakukan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Salah satunya inovasi yang dilakukan oleh alumnus Universitas Surabaya (Ubaya) Jurusan Teknologi Informatika, Sugiharto Tjokro. Ia menciptakan alat penutup tangki mobil yang mempu menolak BBM bersubsidi. Jadi alat tersebut dipasang pada mobil-mobil yang wajib menggunakan BBM Non-subsidi.

Faktanya dilapangan ternyata masih ada sekitar 12 juta kendaraaan yang wajib menggunakan BBM non-subsidi, tapi kenyataannya malah menggunakan BBM bersubsidi. Hal tersebut jelas merupakan salah satu penyebab tingginya biaya subsidi pemerintah terhadap BBM bersubsidi. Hal tersebut diungkapkan Sugiharto dalam laporan wartawan kompas.com. Maka sangat wajar jika hal tersebut berdampak pada tingginya penggunaan APBN terhadap subsidi BBM.

Alat penemuan Sugiharto tersebut berbahan dasar plastik yang diletakkan didalam tanki mobil. Diameter lubang diatur sesuai dengan corong BBM non-subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Didalam alat tersebut terdapat magnet yang mampu menolak BBM bersubsidi. Jadi hanya BBM non-subsidi saja yang bisa melewati alat tersebut.

Alat yang dijual dengan harga Rp 200 ribu tersebut sudah dilengkapi dengan segel. Artinya pemilik kendaraan bisa dikenai denda yang tinggi ketika segel itu sengaja dirusak. Selain itu alat tersebut juga terintegrasi dengan sistem kilometer jarak penggunaan mobil.

Sugiharto mengklaim bahwa alatnya lebih mudah digunakan dan mudah diaplikasikan dibandingkan dengan teknologi sebelumnya yang ramai diberitakan oleh media yakni, radio frequency identification (RFID). RFID memiliki sistem yang rumit dan sulit untuk diterapkan.

Sugiharto berharap agar alatnya bisa diaplikasikan pada 12 juta unit kendaraan yang setiap harinya masih menggunakan BBM bersubsidi sehingga pemerintah bisa menghemat anggaran dan dapat dialokasikan pada program lainnya. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL