Abror Rizki bersama SBY di depan gedung PBB/detikcom

Abror Rizki bersama SBY di depan gedung PBB/detikcom

Jakarta, LiputanIslam.com – Tak banyak orang yang memiliki kesempatan bertemu dengan Presiden SBY tanpa melewati hadangan protokoler bahkan paspampres. Bahkan kemanapun presiden pergi, orang inilah yang selalu mendampingi Presiden SBY selama 10 tahun mengabdi bagi negara.

Abror Rizki bisa dikatakan cukup beruntung menjadi fotografer presiden SBY selama 10 tahun. Perkenalannya dengan SBY bermula dari pameran foto di Lagoon Tower, Hotel Sultan tahun 2004. Ternyata foto-foto Abror memikat SBY yang saat itu terpilih menjadi presiden. Akhirnya, dari situlah petualangan Abror bersama presiden SBY dimulai hingga berpisah pada Oktober lalu.

Berjuta kisah yang didapatkan oleh Abror selama menjadi fotografer SBY selama 10 tahun. Karena mengenal dengan dekat, Abror bisa mengetahui kode-kode yang diberikan SBY ketika SBY enggan untuk di foto.

“Biasanya melalui gerakan mata atau kode melalui jarinya,” menurut mantan fotografer majalah Matra seperti yang dikutip dari laporan detikcom.

Hampir seluruh kegiatan SBY tak luput dari bidikan kamera Abror. Namun adakalanya SBY juga membutuhkan privasi. Terutama saat memerlukan konsentrasi yang tinggi atau tengah bekerja merencanakan sesuatu.

Berdasarkan pengamatan Abror, SBY merupakan sosok yang perfeksionis. SBY sangat mengetahui dan memperhatikan sesuatu secara detail. Terlebih lagi SBY dimata Abror adalah sosok yang pekerja keras.

“Beliau itu sering beli buku dan pasti dibaca. Kalau lagi agenda intern juga biasanya beliau baca atau nulis buku. Pernah juga di New York dan Brasil, beliau menggelar rapat subuh-subuh,” papar Abror.

Ada sebuah momen dimana Abror merasa tersentuh. Ketika itu tepat di hari lahirnya pada tanggal 23 September, SBY memberikan ucapan selamat kepadanya. Abror kontan berseloroh “Pak saya minta kadonya foto sama bapak di depan Gedung PBB”. Mereka akhirnya berfoto bersama.

Salah satu keuntungan menjadi fotografer pribadi SBY adalah selalu diajak berkeliling dunia dan Indonesia. Dimana ada SBY, disitu pasti ada Abror. Bahkan terkadang Abror harus ke Cikeas, kediaman pribadi SBY meskipun harus meninggalkan keluarga.

Abror merasa banyak waktu yang hilang bersama keluarga dan kerabat karena selalu melekat pada SBY baik urusan kedinasan maupun pribadi. Kini Abror memilih untuk beristirahat dan membayar kembali waktu yang telah banyak dikorbankan bersama keluarga. Meskipun demikian, Abror merasa bangga karena selalu menemani SBY dan mendapatkan banyak hikmah langsung dari pemimpin negara seperti SBY. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL