Sumber: fahrifiraz.blogspot.com

Padang Pariaman, LiputanIslam.com– Cuaca ekstrem yang terjadi sepekan terakhir semakin mengancam terjadinya abrasi Pantai Ulakan di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Seperti dilansir republika.co.id pada Selasa (5/12), abrasi pantai tersebut tidak hanya merusak bangunan milik masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerus makam salah seorang ulama besar Minangkabau, Syeikh Burhanuddin Ulakan.

Ancaman abrasi di Pantai Ulakan semakin nyata dalam dua tahun belakangan. Warga juga khawatir kondisi ini akan merusak bangunan fisik makam ulama besar yang menyumbangkan kontribusinya dalam penyebaran Islam di Ranah Minang tersebut.

Berbagai cara telah dilakukan oleh masyarakat setempat untuk menyelamatkan makam Syeikh Burhanuddin Ulakan tersebut. Diantaranya adalah melapor kepada pemerintah daerah, hingga memviralkan kondisi abrasi pantai yang mengancam makam. Bahkan, pesan yang ditujukan kepada Presiden Jokowi pun sempat dibuat.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Maryadi Utama menjelaskan bahwa tanggul darurat di sekitar pantai tersebut sudah dipasang sejak pekan lalu. Meski pendanaan dibantu Pemda, namun warga secara sukarela ikut membangun tanggul darurat. “Sekarang kita upayakan dulu seadanya. Tapi, beberapa bulan kedepan cukup kuat,” ujarnya.

Menurut Maryadi, pihaknya telah memasang karung-karung besar berisi pasir setinggi satu meter di sepanjang pantai. Meski bersifat darurat, ia berharap, tanggul buatan sepanjang 200 meter ini mampu meredam laju abrasi yang terjadi. “Untuk sekarang tentu itu yang bisa kami lakukan. Kalau tahunya sebelum penganggaran, tentu kami akan cepat laporkan ke Pusat agar masuk dalam penganggaran,” terangnya. (Ar/Republika

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL