Avangers/republika

Avangers/republika

LiputanIslam.com – Generasi bangsa terus tumbuh dan berkembang. Bahkan beberapa diantaranya berkecimpung dalam dunia film Internasional yang diakui di seluruh dunia. Mereka semua adalah putra putri Indonesia yang turut mengharumkan bangsa melalui karya-karyanya. Bahkan kabar terakhir adalah Iko Uwais yang juga memopulerkan silat dalam filmnya The Raid dan The Raid Brandal bakal dijadikan salah satu pemeran dalam film yang paling banyak ditunggu anak-anak kreatif di seluruh dunia pada tahun 2015 Star Wars: The Force Awakens.

Meski tak banyak, pekerja seni Indonesia bisa dibilang berhasil menembus pasar Amerika. Tangan kreatif anak bangsa bahkan ada di film laris macam The Hobbit: Desolation of Smaug. Selain itu, masih ada beberapa nama lain, seperti dilansir oleh CNNIndonesia.

Berikut adalah animator-animator dalam negeri yang sukses menggebrak dunia perfilman Hollywood;

1. Rini Sugiarto

Rini membanggakan Indonesia setelah sukses berperan dalam larisnya film The Adventures of Tintin pada 2011 lalu. Rini adalah lulusan S2 dari Academy Arts di San Francisco. Tintin merupakan film pertamanya di Hollywood. Dalam film yang diangkat dari komik tersebut, ia mendapati paling banyak adegan, yaitu 70 slot.

Sejak Tintin sukses, Rini kebanjiran order. Ia juga ikut menggarap The Avengers, Iron Man 3, The Hunger Games: Catching Fire, dan dua sekuel The Hobbit. Menakjubkan, semuanya film laris.

2. Dhania Iman

Pria lulusan Arsitektur UI ini salah satu orang di balik kesuksesan film Pacific Rim. Ia bekerja pada sebuah perusahaan America, Industrial Light & Magic. Selain Pacific Rim, ia pernah terlibat dalam The Avengers di 2012.

Dirinya pun terlibat sebagai animator dalam film Transformers: Age of Extinction dan Noah. Saat mengerjakan Transformers, Dhania membutuhkan waktu selama enam bulan bersama dengan hampir seratus animator lainnya.

3. Christiawan Lie

Lulusan Institut Teknologi Bandung ini terpilih menjadi salah satu animator dalam pembuatan Transformers 3 dan Spiderman 4. Ia telah menjadi animator di Amerika Serikat sejak 2005. Ia pun pernah bekerja bersama Nyoman Nuarta dalam proyek Garuda Wisnu Kencana yang menjadi ikon Bali dan Indonesia.

4. Andre Surya

Lulusan jurusan Film and Special Effects Vanarts, Kanada ini merupakan salah satu orang di balik kecanggihan efek visual film Star Trek, Terminator Salvation, Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull, Iron Man dan Iron Man 2, serta Transformers: Revenge of the Fallen. Kecintaannya pada efek visual bermula dari hobinya yang terlihat sepele: main game.

5. Griselda Sastrawinata

Lulusan Art Center College of Design ini diterima oleh pembuat film animasi terkenal, Dreamworks. Akhirnya ia pun ikut terlibat dalam pembuatan Kungfu Panda, Madagascar, dan Monster Inc. Kelompok empat penguin kocak yang ada di Madagascar lahir dari goresan tangannya. Griselda juga terlibat dalam pembuatan animasi How to Train Your Dragons 2.

Dengan begitu banyaknya potensi generasi muda Indonesia, bukanlah mimpi jika suatu saat nanti Indonesia akan memiliki industri perfilman yang besar serta berkualitas seperti Hollywood dan Bollywood. (fie/cnnindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*